Masa WFA Segera Berakhir, Pemprov Riau Minta ASN Tak Tambah Libur


Kamis, 26 Maret 2026 - 14:45:04 WIB
Masa WFA Segera Berakhir, Pemprov Riau Minta ASN Tak Tambah Libur

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tetap menjaga kedisiplinan menjelang berakhirnya kebijakan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) pada Jumat (27/3/2026). Para pegawai diminta segera bersiap menjalankan rutinitas perkantoran secara normal tanpa mengabaikan kewajiban pelayanan publik.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Budi Fakhri, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap ASN yang sengaja menambah hari libur atau mangkir saat jadwal masuk kantor kembali diberlakukan.

"Kami mengimbau seluruh ASN masuk tepat waktu setelah masa WFA usai. Tidak boleh ada lagi pegawai yang meliburkan diri sehingga menghambat tugas pelayanan kepada masyarakat," ujar Budi di Pekanbaru, Kamis (26/3/2026).

Sebagai bentuk pengawasan terhadap kepatuhan pegawai, Pemerintah Provinsi Riau dijadwalkan menggelar apel gabungan pada Senin (30/3/2026). Agenda ini rencananya dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Pemeriksaan kehadiran akan dilakukan secara tatap muka dalam apel tersebut guna mengevaluasi tingkat disiplin pegawai pasca-masa kerja fleksibel dan libur Lebaran.

"Melalui apel ini, kehadiran setiap ASN akan dipantau secara langsung sebagai bagian dari evaluasi kedisiplinan organisasi," tutur Budi menambahkan.

Selain sebagai sarana pengawasan, momen tersebut juga akan diisi dengan kegiatan halalbihalal guna mempererat silaturahmi antarpegawai di lingkungan Pemprov Riau setelah perayaan Idulfitri.

Meski pemantauan fisik dilakukan saat apel, BKD Riau menegaskan bahwa sistem pelaporan kehadiran digital tetap menjadi acuan utama. Hal ini sesuai dengan surat edaran yang mewajibkan penggunaan platform resmi pemerintah.

"Pelaporan presensi tetap berjalan melalui aplikasi Srikandi, Simpegnas, serta sistem aplikasi penunjang lainnya," ucap Budi menjelaskan.

Melalui langkah pengawasan yang ketat, jajaran Pemprov Riau diharapkan mampu memulihkan ritme kerja yang produktif dan memberikan pelayanan yang optimal kepada warga setelah melewati periode kerja fleksibel. (Bil)