Baznas Riau Batalkan Hibah Rp 3 Miliar untuk Proyek Jembatan Merah Putih


Kamis, 19 Maret 2026 - 14:59:41 WIB
Baznas Riau Batalkan Hibah Rp 3 Miliar untuk Proyek Jembatan Merah Putih

RIAUIN.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau akhirnya secara resmi membatalkan rencana kontribusi dana sebesar Rp 3 miliar untuk pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi. Keputusan ini diambil menyusul derasnya sorotan publik terhadap kebijakan alokasi dana infak untuk proyek infrastruktur tersebut.

Ketua Baznas Riau Masriadi Hasan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi mendalam terhadap partisipasi lembaga dalam program tersebut. Menurut dia, dinamika yang berkembang di tengah masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam pembatalan ini.

"Melihat dinamika yang berkembang saat ini, Baznas mengevaluasi kembali keikutsertaan dalam program ini," ujar Masriadi Hasan di Pekanbaru, Kamis (19/3/2026).

Masriadi menjelaskan, keterlibatan awal Baznas Riau sebenarnya didasari oleh semangat mendukung program pemerintah untuk membuka akses di daerah terisolasi. Pembangunan jembatan tersebut dipandang memiliki manfaat besar bagi aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Ia menegaskan bahwa rencana penyaluran dana tersebut telah melalui kajian regulasi dan syariat. Dana sebesar Rp 3 miliar yang sebelumnya diserahkan secara simbolis kepada Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Riau Kombes Pol Daniel Widya Mucharam pada Jumat (13/3/2026) lalu, merupakan dana yang bersumber dari infak, bukan zakat.

"Dana ini berasal dari infak masyarakat. Secara asnaf, infak bersifat lebih fleksibel dan dapat digunakan untuk kepentingan umum, seperti pembangunan masjid maupun fasilitas sosial di kawasan yang mayoritas penduduknya Muslim dan kurang mampu," jelas Masriadi.

Meski secara asesmen awal dinilai layak, Baznas Riau memilih untuk mundur demi menjaga marwah lembaga dan kepercayaan para muzzaki (pembayar zakat). Masriadi menekankan prinsip kaidah fikih dalam pengambilan keputusan ini, yakni menghindari mudarat (kerusakan) lebih diutamakan daripada mengejar maslahat.

"Kami tidak ingin merusak kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, Baznas Riau menyatakan pembatalan kontribusi pada Jembatan Merah Putih Presisi," pungkasnya.

Sebelumnya, proyek Jembatan Merah Putih Presisi ini dirancang dengan konsep pentahelix yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal di Provinsi Riau. (Bil)