PEKANBARU, riauin.com--Jika sebelumnya masyarakat mengeluhkan hilangnya gas elpiji tabung 3 kilogram dipasaran, sejak dua pekan terakhir gas elpiji tabung 12 kilogram pun sulit diperoleh.
Hampir semua toko dan agen gas elpiji mengaku tak mendapat pasokan gas elpiji dari Pertamina. Hanya tabung kosong yang terpajang di depan toko maupun kedai.
Seperti di daerah Panam, Sukajadi, Bukit Raya dan lainnya warga sulit mendapatkan gas elpiji. Jika pun ada hanya gas tabung 80 kg atau tabung ungu.
Tapi karena belum banyak warga yang menggunakan tabung 80 kg, keberadaannya hanya di toko tertentu saja.
Seorang warga yang ikut antre di salah satu kios di Jalan Suka Karya, Ikas (32) mengaku harus kembali masak dengan kompor minyak. Pasalnya, sudah beberapa hari ini dia berusaha mencari gas elpiji bersubsidi tapi tak kunjung didapat.
"Ini baru ngantre, mba. Saya bawa dua tabung," kata Ikas, Selasa (12/12/2017).
Pantaua dilapangan, sebuah truk pengangkut tabung gas bersubsidi milik Pertamina sedang menaikkan puluhan tabung gas 3 kg. Sementara gas elpiji yang akan diturunkan lebih sedikit dibanding jumlah tabung yanh kosong.
Pemilil kios yang tengah sibuk mendata jumlah tabungnya mengatakan, gas elpiji bersubsidi ini diperuntukkan bagi warga RW 01 saja.
"Untuk yang mau beli harus pakai KK, ya. Khusus untuk warga RW 01. Kalau tabung besar (12 kg, red) kosong, tabung 80 kg ada," jelasnya. (vie)