RIAUIN.COM - Sebanyak 180 pelajar dan mahasiswa asal Riau yang menempuh studi di Jakarta dan Yogyakarta mulai diberangkatkan menuju kampung halaman melalui program mudik gratis "Balek Basamo", Kamis (12/3/2026). Pemerintah Provinsi Riau memfasilitasi empat unit bus untuk mengangkut para perantau tersebut menjelang perayaan Idul Fitri.
Kepala Badan Penghubung Provinsi Riau di Jakarta Ridho Adriansyah menjelaskan, pemberangkatan dilakukan serentak dari asrama mahasiswa Riau di kedua kota tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Sebanyak dua bus diberangkatkan dari Jakarta dan dua bus lainnya bertolak dari Yogyakarta.
"Hingga saat ini tercatat ada 180 peserta yang ikut dalam rombongan. Kami terus memantau apakah seluruh peserta yang terdaftar dapat mengikuti perjalanan ini hingga sampai di tujuan," kata Ridho.
Perjalanan darat ini diperkirakan memakan waktu sekitar 36 jam sebelum rombongan tiba di Bumi Lancang Kuning. Selama di perjalanan, koordinasi rombongan dipimpin oleh Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Riau (Hipemari) Muh Adibal Fikri bersama koordinator perjalanan Rafsam.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan, program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap generasi muda Riau yang sedang menuntut ilmu di luar daerah. Ia berharap fasilitas ini dapat meringankan beban biaya transportasi mahasiswa agar tetap bisa merayakan hari raya bersama keluarga.
"Kami ingin memastikan adik-adik mahasiswa di perantauan tetap memiliki kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman. Ini adalah bentuk kepedulian kami bagi masyarakat Riau yang berada jauh dari rumah," ujar SF Hariyanto.
Program mudik bareng ini mendapat apresiasi dari para peserta. Dukungan fasilitas transportasi gratis tersebut dinilai sangat membantu mahasiswa dalam menyiasati tingginya biaya perjalanan saat masa mudik lebaran. (Bil)