RIAUIN.COM - Kepolisian Daerah Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau dan unsur Forkopimda mulai mematangkan strategi pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Mapolda Riau, Senin (9/3/2026). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik serta potensi berbarengannya waktu perayaan hari besar keagamaan.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur menyatakan bahwa koordinasi tahun ini menjadi sangat krusial. Hal ini disebabkan adanya potensi perayaan Hari Raya Nyepi yang jatuh berdekatan atau bahkan bersamaan dengan Idul Fitri, tergantung pada ketetapan durasi bulan Ramadan.
"Kami mengapresiasi forum ini karena ada potensi perayaan Nyepi yang beriringan dengan Idul Fitri. Jika Ramadan berlangsung 29 hari, keduanya berpotensi jatuh di hari yang sama," ujar Zulkifli Syukur saat memberikan keterangan.
Menurut Zulkifli, fokus utama dari Operasi Ketupat tahun ini adalah menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik. Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen memastikan infrastruktur dan pelayanan di lapangan siap melayani arus gerak masyarakat secara maksimal.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengamanan dan pelayanan publik dalam skala besar ini tidak bisa bertumpu pada satu instansi saja. Diperlukan kolaborasi intensif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
"Pemprov Riau telah berkoordinasi intens dengan Forkopimda agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Keberhasilan ini memerlukan dukungan dan kolaborasi semua pihak agar mudik tetap aman, lancar, dan nyaman," tambahnya. (Bil)