Kader KAMMI Pekanbaru Tegaskan Tolak Penunjukan Karateker PW KAMMI Riau


Sabtu, 07 Maret 2026 - 18:05:35 WIB
Kader KAMMI Pekanbaru Tegaskan Tolak Penunjukan Karateker PW KAMMI Riau

RIAUIN.COM – Kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) se-Kota Pekanbaru menegaskan sikap menolak penunjukan karateker Pengurus Wilayah (PW) KAMMI Riau. Sikap tersebut disampaikan dalam momentum buka puasa bersama yang mempertemukan kader aktif dan alumni KAMMI di Pekanbaru.

Kegiatan yang digelar oleh Pengurus Daerah (PD) KAMMI Pekanbaru itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan mempererat ukhuwah antar kader dan alumni, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi organisasi di tengah dinamika yang terjadi di tingkat wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, kader KAMMI Pekanbaru secara tegas menyatakan menolak Surat Keputusan (SK) Karateker yang menetapkan Ridwan sebagai karateker PW KAMMI Riau.

“Kami kader KAMMI Pekanbaru menolak penunjukan karateker PW KAMMI Riau karena keputusan tersebut tidak lahir dari mekanisme musyawarah yang selama ini menjadi dasar dalam pengambilan keputusan organisasi,” ujar salah seorang kader KAMMI Pekanbaru dalam kegiatan tersebut.

Kader KAMMI Pekanbaru juga menegaskan bahwa mereka tetap mengakui Febriansyah sebagai Ketua PW KAMMI Riau yang sah, karena terpilih melalui forum Musyawarah Wilayah (Muswil), yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat wilayah.

“Febriansyah adalah Ketua PW KAMMI Riau yang sah karena terpilih melalui Musyawarah Wilayah. Hasil musyawarah merupakan amanah organisasi yang harus dihormati oleh seluruh kader,” tegasnya.

Menurutnya, keputusan yang lahir dari forum musyawarah merupakan landasan utama dalam menjaga marwah organisasi.

“Setiap langkah yang mengabaikan hasil musyawarah berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi internal serta tradisi kaderisasi yang selama ini dijunjung tinggi di tubuh KAMMI,” katanya.

Melalui momentum buka puasa bersama tersebut, kader KAMMI Pekanbaru juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga ukhuwah antar kader, merawat persatuan organisasi, serta berdiri tegak menjaga hasil-hasil musyawarah sebagai bentuk penghormatan terhadap mekanisme organisasi.

“Kami berharap seluruh elemen organisasi dapat menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah, kedewasaan berorganisasi, serta menjaga soliditas gerakan demi keberlangsungan perjuangan KAMMI ke depan,” tuturnya. -rls