BI Riau Buka Layanan Penukaran Uang Layak Edar 10-12 Maret


Jumat, 06 Maret 2026 - 17:43:39 WIB
BI Riau Buka Layanan Penukaran Uang Layak Edar 10-12 Maret

RIAUIN.COM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau menjadwalkan layanan penukaran uang kecil atau Uang Layak Edar (ULE) bagi masyarakat di Pekanbaru pada 10–12 Maret 2026. Layanan kas keliling terpadu ini dipusatkan di halaman kantor Bank Indonesia (BI) Riau, Jalan Jenderal Sudirman, guna memenuhi kebutuhan tradisi lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau Panji Achmad dalam taklimat media di Pekanbaru, Kamis (5/3/2026), menyatakan bahwa penyediaan uang hasil cetak sempurna ini merupakan komitmen tahunan untuk menjamin kelancaran transaksi warga selama Ramadhan. Pihaknya memastikan pasokan uang tunai yang didistribusikan melalui perbankan maupun kas keliling dalam kondisi mencukupi.

"Jumlah penyediaan uang di Riau secara mendetail akan kami sampaikan saat peluncuran program Serambi dalam waktu dekat," ujar Panji Achmad

Pada pelaksanaan tahun ini, BI menetapkan kuota sekitar 1.000 paket penukaran setiap harinya selama tiga hari masa operasional. Deputi Kepala Perwakilan BI Riau Sunarso menjelaskan, cakupan layanan tahun ini sengaja diperluas untuk menjangkau lebih banyak warga dibandingkan periode sebelumnya.

Terdapat kenaikan batas maksimal penukaran per individu, yakni menjadi Rp 5,3 juta atau meningkat Rp 300.000 dari tahun lalu. Adapun rincian paket penukaran per orang terdiri dari:

Pecahan Rp 50.000 (50 lembar)

Pecahan Rp 20.000 (50 lembar)

Pecahan Rp 10.000 (100 lembar)

Pecahan Rp 5.000 (100 lembar)

Pecahan Rp 2.000 (100 lembar)

Pecahan Rp 1.000 (100 lembar)

"Penyesuaian nilai paket ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap kebutuhan masyarakat saat tradisi berbagi di hari raya," kata Sunarso

Secara nasional, Bank Indonesia mengalokasikan uang tunai layak edar sebesar Rp 186,5 triliun untuk periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Angka ini tumbuh sekitar Rp 15 triliun dari tahun lalu, dipicu oleh proyeksi peningkatan aktivitas ekonomi, mobilitas mudik, serta pemberian tunjangan hari raya (THR).

Selain penukaran fisik, lokasi kas keliling terpadu juga akan menghadirkan pasar murah dan edukasi literasi keuangan. Masyarakat akan mendapatkan informasi mengenai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari OJK, kampanye Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, serta pemanfaatan transaksi digital melalui QRIS yang kini mulai populer digunakan untuk pengiriman THR secara nontunai. (*)