Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu


Selasa, 03 Maret 2026 - 19:17:40 WIB
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu

RIAUIN.COM - Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Datuk Laksamana, Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Selasa (3/2/2026) pagi. Sebanyak 26 rumah warga, tujuh gudang, serta kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Concong dan kantor Babinsa setempat ludes dilalap api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indragiri Hilir Junaidi Ismail menyampaikan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 06.30 WIB. Embusan angin kencang dan material bangunan yang didominasi kayu membuat api merambat dengan sangat cepat ke bangunan di sekitarnya.

"Petugas langsung bergerak menggunakan speedboat bermesin 500 PK dengan membawa 15 personel ke lokasi. Selain rumah warga, Mapolsek Concong dan kantor Babinsa juga terdampak," ujar Junaidi Ismail di Tembilahan.

Tim gabungan dari Damkar Kecamatan GAS, Satredkar PSMTI, Balakar, serta warga setempat dikerahkan untuk melokalisasi api. Petugas memanfaatkan air sungai di sekitar lokasi dengan bantuan sedikitnya 15 unit mesin pompa air untuk memadamkan si jago merah.

Setelah upaya pemadaman selama hampir lima jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.15 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 12.00 WIB untuk mengantisipasi munculnya bara api di sisa-sisa reruntuhan kayu.

Berdasarkan pemeriksaan akhir yang dilakukan pada pukul 13.00 WIB, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, selain bangunan yang ludes, tercatat ada tiga unit rumah warga lainnya yang mengalami kerusakan ringan akibat terdampak panas api.

Mengenai pemicu kebakaran, Junaidi Ismail menyebutkan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Pihak kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari tahu asal api.

"Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak terkait. Kami juga masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian materiil yang dialami warga maupun instansi," pungkas Junaidi Ismail. (Bil.