Riding Cari Aman, Seni Menjinakkan Emosi Saat Berkendara di Bulan Ramadhan


Jumat, 20 Februari 2026 - 14:25:37 WIB
Riding Cari Aman, Seni Menjinakkan Emosi Saat Berkendara di Bulan Ramadhan

RIAUIN.COM– Memasuki bulan Ramadhan, jalan raya kerap berubah menjadi “medan tempur” kesabaran. Antrean panjang, cuaca yang tak menentu, hingga fenomena ingin cepat sampai saat menjelang berbuka puasa sering kali memicu emosi para pengendara.

Pada momen seperti ini, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau terus menggencarkan sosialisasi keselamatan berkendara melalui kampanye Riding Cari Aman.

Keselamatan berkendara bukan hanya soal teknik pengereman atau kelengkapan perlengkapan safety gear. Lebih dari itu, keselamatan juga berkaitan erat dengan kemampuan mengendalikan emosi saat berada di jalan.

Emosi merupakan respons alami manusia yang muncul secara cepat dan intuitif. Namun, ketika tidak terkontrol, emosi dapat memengaruhi cara seseorang mengambil keputusan saat berkendara.

Ketidaksabaran, misalnya, dapat membuat pengendara kurang waspada terhadap kondisi sekitar, mengabaikan aturan lalu lintas, bahkan membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengelola emosi saat berkendara, terutama di bulan Ramadhan.

Pertama, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berkendara. Pengendara dapat mengikuti pelatihan safety riding, berbagi pengalaman berkendara yang aman, serta mencoba simulator Honda Riding Trainer yang tersedia di dealer sepeda motor Honda. Dengan kemampuan yang baik, pengendara akan lebih percaya diri dan tenang di jalan.

Kedua, manajemen waktu yang baik. 
Musuh utama emosi adalah rasa terburu-buru. Menjelang waktu berbuka, volume kendaraan biasanya meningkat drastis, terutama pada jam pulang kerja.

Untuk menghindari stres di jalan, sebaiknya berangkat 15–20 menit lebih awal agar tidak tergoda berkendara secara berbahaya demi mengejar waktu berbuka di rumah.
Ketiga, membangun empati di balik helm.

Cobalah melihat situasi secara objektif dan merespons dengan lebih rasional. Ingatlah bahwa pengguna jalan lainnya juga sedang berpuasa, merasa lelah, atau mengalami kondisi yang sama.

Selain itu, teknik self talk juga dapat membantu. Self talk adalah dialog internal yang muncul dari diri sendiri dan dapat memengaruhi emosi serta perilaku.

Gunakan self talk yang positif dan bertanggung jawab, serta hindari pikiran yang dapat memancing kemarahan atau agresivitas di jalan.

Instruktur Safety Riding Honda PT CDN, Rama Dhandyano, menegaskan bahwa keselamatan jauh lebih berharga dibandingkan sekadar memenangkan adu cepat di lampu merah atau adu argumen di jalan.

“Cari Aman bukan cuma soal helm dan jaket, tapi soal hati yang tetap tenang meski jalanan sedang ‘panas’,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadhan sebagai ajang “pemanasan” untuk melatih kesabaran dan menjadi pribadi yang lebih bijak saat berkendara.—fik