Harga Ayam dan Telur di Pekanbaru Merangkak Naik Jelang Imlek dan Ramadhan


Senin, 16 Februari 2026 - 17:48:25 WIB
Harga Ayam dan Telur di Pekanbaru Merangkak Naik Jelang Imlek dan Ramadhan

RIAUIN.COM - Menjelang perayaan Imlek dan memasuki bulan Ramadhan, harga komoditas ayam potong serta telur ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Pekanbaru mulai mengalami kenaikan. Peningkatan permintaan masyarakat ditengarai menjadi pemicu utama fluktuasi harga di tingkat pedagang.

Berdasarkan pantauan di Pasar Lima Puluh, Senin (16/2/2026), harga ayam potong kini menyentuh angka Rp 35.000 per kilogram. Dayat (38), salah seorang pedagang, menyebutkan bahwa meski harga tergolong relatif stabil, tren kenaikan mulai terasa seiring menipisnya pasokan akibat tingginya minat beli.

"Permintaan mulai ramai karena Imlek dan masa puasa sudah dekat. Pasokan di tingkat pedagang jadi lebih cepat habis," ujar Dayat.

Ia menambahkan, kenaikan harga biasanya terjadi secara bertahap. Para pedagang saat ini masih berupaya menjaga harga agar tetap terjangkau guna mempertahankan loyalitas konsumen. Namun, penyesuaian harga di tingkat pengecer tidak terelakkan jika harga modal dari distributor terus merangkak naik.

Kondisi serupa terjadi pada komoditas telur ayam. Ridho (30), pedagang telur di lokasi yang sama, mengungkapkan harga telur ayam saat ini mencapai Rp 55.000 per papan (30 butir), atau Rp 2.000 jika dibeli satuan.

"Pekan lalu harganya masih Rp 52.000 per papan. Sekarang sudah naik karena permintaan masyarakat meningkat dalam beberapa hari terakhir," tutur Ridho.

Sementara itu, di Pasar Tangor, harga ayam potong terpantau sedikit lebih rendah, yakni Rp 33.000 per kilogram. Kurniawan (45), pedagang di pasar tersebut, menjelaskan bahwa pihaknya masih memantau situasi pasar sebelum melakukan penyesuaian harga lebih lanjut.

Untuk telur ayam di Pasar Tangor, harga dijual bervariasi tergantung ukuran. Susi (49), pedagang telur setempat, merincikan harga telur ukuran kecil dipatok Rp 48.000 per papan, sedangkan untuk ukuran besar mencapai Rp 53.000 per papan.

"Pembeli biasanya memilih berdasarkan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan anggaran mereka," kata Susi.(Bil)