Operasi Modifikasi Cuaca di Riau Segera Dimulai


Senin, 16 Februari 2026 - 14:42:02 WIB
Operasi Modifikasi Cuaca di Riau Segera Dimulai

RIAUIN.COM - Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyetujui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC di Provinsi Riau guna menekan risiko kebakaran hutan dan lahan. Pesawat pengangkut garam untuk menyemai awan hujan tersebut dijadwalkan tiba di Pekanbaru pada pekan ini.

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Jim Gafur menjelaskan, kehadiran pesawat OMC menjadi krusial untuk memanfaatkan potensi awan hujan yang masih tersedia di langit Riau.

"Pesawat akan segera dikerahkan. Begitu mendarat, tim langsung memulai operasi penyemaian karena saat ini awan potensial untuk hujan buatan masih terpantau ada," ujar Jim, mewakili Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal, Senin (16/2/2026).

Terkait dukungan armada udara lainnya, Pemerintah Provinsi Riau masih menantikan kepastian bantuan helikopter pengebom air (water bombing) dan helikopter patroli dari pusat. Jim menyebutkan, komunikasi secara lisan telah dilakukan dengan pihak BNPB, sementara dokumen administrasi masih dalam proses finalisasi.

"Permohonan bantuan helikopter sudah disampaikan secara lisan. Saat ini kami sedang menunggu penandatanganan surat resmi oleh Gubernur," katanya.

Hingga saat ini, titik api masih terpantau di tiga wilayah, yakni Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, dan Kota Dumai. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta Manggala Agni terus berupaya melokalisasi kobaran api di lapangan.

Di Pelalawan, kebakaran melanda kawasan Pulau Mendol. Medan yang sulit dan keterbatasan akses darat menjadi kendala utama bagi petugas di lapangan. Sebanyak 12 personel BPBD Riau telah diperbantukan untuk menyokong tim daerah selama lima hari terakhir.

"Penanganan di Pulau Mendol cukup menantang karena lokasinya jauh dan kami belum mendapatkan dukungan pemadaman dari udara," tambah Jim.

Sementara itu, di Kabupaten Bengkalis, kebakaran terdeteksi di Desa Damai (Kecamatan Air Putih) dan Desa Tanjung Leban (Kecamatan Rupat). Petugas masih melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menjalar ke area lahan gambut lainnya.

Kondisi berbeda dilaporkan di Kota Dumai, tepatnya di wilayah Bukit Timah dan Lubuk Gaung. Di lokasi tersebut, api dilaporkan sudah padam dan petugas kini fokus pada tahap pendinginan guna mengantisipasi munculnya titik api baru dari bawah permukaan tanah. (Bil)