Produksi Beras Riau Tumbuh 12,7 Persen, Pemprov Targetkan Mandiri Pangan pada 2029


Selasa, 10 Februari 2026 - 19:00:08 WIB
Produksi Beras Riau Tumbuh 12,7 Persen, Pemprov Targetkan Mandiri Pangan pada 2029

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau mencatat tren positif produktivitas sektor pertanian dalam dua tahun terakhir. Produksi padi di wilayah ini tercatat tumbuh sebesar 12,7 persen, yakni dari 205.973 ton menjadi 232.071 ton.

Kenaikan produksi tersebut berdampak langsung pada ketersediaan pangan lokal. Jika dikonversikan menjadi beras konsumsi, produksi tahun 2025 tercatat mencapai 133,19 ribu ton atau tumbuh sekitar 4,51 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi menjelaskan bahwa capaian ini merupakan langkah krusial untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menekan ketergantungan pasokan dari luar provinsi. Meski menunjukkan tren meningkat, produksi saat ini diakui belum mampu menutupi seluruh kebutuhan konsumsi masyarakat.

"Dengan populasi 6,7 juta jiwa, Riau membutuhkan sedikitnya 436 ribu ton beras per tahun. Saat ini, produksi lokal baru mampu memenuhi sekitar 27 persen dari total kebutuhan tersebut," ujar Syahrial Abdi di Pekanbaru, Selasa (10/2/2026).

Menyikapi celah defisit tersebut, Pemprov Riau telah menyusun peta jalan pembangunan pangan yang berkelanjutan hingga tahun 2029. Terdapat empat pilar utama yang menjadi fokus pemerintah untuk mencapai kemandirian pangan.

Pertama, pemerintah akan menggenjot ketersediaan produksi komoditas strategis, khususnya padi dan jagung, sebagai tolok ukur kinerja daerah. Kedua, pengurangan ketergantungan pasokan luar daerah akan dilakukan secara bertahap selaras dengan peningkatan kapasitas produksi lokal.

Ketiga, optimasi lahan pertanian menjadi prioritas melalui peningkatan indeks pertanaman serta pengetatan pengendalian alih fungsi lahan. Terakhir, pemerintah berkomitmen pada penguatan sumber daya manusia di sektor agraria.

"Kami juga berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan regenerasi petani, termasuk memperkuat peran petani milenial dalam sistem pertanian kita," kata Syahrial. (Bil)