RIAUIN.COM– Upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan Karhutla terus dilakukan di wilayah Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. Pada hari pertama, Selasa 3 Februari 2026, enam personel Koramil 0321-02 Tanah Putih bersama anggota Polsek Tanah Putih, Masyarakat Peduli Api MPA, dan warga setempat berjibaku memadamkan api di lokasi kejadian.
Kegiatan pemadaman dan pendinginan tersebut dipimpin oleh Serka Baharman dengan melibatkan unsur TNI, Polri, MPA, serta masyarakat. Titik kebakaran berada pada koordinat 1°35'5"N – 101°14'17"E.
Danramil 0321-02 Tanah Putih Iswandi Sikumbang menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan secara terpadu sejak titik api terpantau.
"Benar, hari ini anggota kami bersama personel Polsek, MPA, dan warga melakukan pemadaman Karhutla di wilayah Rantau Bais," ujar Kapten Arh Iswandi Sikumbang, didampingi Batituud Serka Norton.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polsek Tanah Putih. Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apakah kebakaran tersebut disengaja atau tidak.
"Dugaan sementara api berasal dari puntung rokok. Namun, hal ini masih didalami. Kami berharap masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di lahan masing-masing," jelasnya.
Menurut Danramil, area yang terbakar merupakan lahan gambut dengan tanaman kelapa sawit yang tidak terawat. Kondisi cuaca yang cerah disertai angin kencang turut mempercepat penyebaran api.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh tim, pada hari pertama ini titik api berhasil dipadamkan," terangnya.
Kepada masyarakat, Danramil mengimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area hutan dan lahan gambut. Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Jarak tempuh menuju lokasi kebakaran sekitar 25 kilometer dari Kantor Koramil. Akses ke lokasi menggunakan 10 unit kendaraan roda dua dan 4 unit kendaraan roda empat. Dalam proses pemadaman, tim menggunakan empat unit mesin mini striker, empat gulung selang buang, empat buah nozzle, dan empat buah selang hisap.
Adapun personel yang terlibat terdiri dari enam personel TNI, 20 personel Polri, empat anggota MPA, dan empat orang masyarakat.
"Titik api sudah padam. Saat ini tinggal titik asap dan masih terus diupayakan pendinginan agar api tidak kembali menyala," pungkas Danramil. -jon