Urai Antrean Panjang, Penyeberangan Bengkalis Beralih ke Sistem E-Tiketing


Selasa, 03 Februari 2026 - 12:16:29 WIB
Urai Antrean Panjang, Penyeberangan Bengkalis Beralih ke Sistem E-Tiketing

RIAUIN.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai mengintegrasikan sistem tiket elektronik (e-tiketing) pada layanan penyeberangan kapal Roll-on/Roll-off (RoRo). Langkah ini diambil untuk memodernisasi layanan publik sekaligus meminimalkan celah ketidaktransparanan dalam pengelolaan retribusi transportasi laut di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis Ardiansyah mengungkapkan bahwa transformasi digital ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat terkait antrean panjang dan kebutuhan akan layanan yang lebih akuntabel. Saat ini, proses implementasi telah mencapai tahap penetapan mitra penyedia layanan digital.

"Vendor untuk e-tiketing sudah kami tetapkan. Tahapan berikutnya adalah koordinasi dengan DPRD Bengkalis guna penyelarasan regulasi sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan," ujar Ardiansyah, Senin (2/2/2026).

Ardiansyah yang juga mantan Kadis PUPR Bengkalis ini memproyeksikan proses administrasi rampung dalam dua pekan ke depan. Begitu dokumen PKS disahkan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, Dishub akan segera melaksanakan uji coba teknis, mulai dari tahap soft opening hingga peluncuran penuh.

Secara teknis, sistem baru ini akan mengandalkan pemindaian kode batang (barcode). Penumpang yang telah membeli tiket melalui aplikasi daring atau gerai fisik cukup memindai kode unik mereka pada gerbang otomatis (automatic gate) di area buffer zone sebelum memasuki dermaga.

"Gerbang akan memvalidasi data kendaraan secara otomatis. Selama masa transisi, petugas akan tetap siaga di lapangan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak terjadi kendala teknis saat transaksi digital," kata Ardiansyah.

Pemerintah daerah menargetkan sistem ini sudah beroperasi optimal sebelum memasuki masa angkutan Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Digitalisasi ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk mengurai kemacetan kronis yang kerap terjadi setiap tahun di pelabuhan penyeberangan saat arus mudik.

Terkait kesiapan armada, saat ini tersedia lima unit kapal RoRo yang beroperasi secara reguler. Meski demikian, Dishub tetap menyiapkan skema penambahan armada secara situasional jika terjadi lonjakan volume kendaraan dan penumpang pada masa libur panjang mendatang. (Bil)