Capella Honda Bagikan Tips Modifikasi Motor Kalcer Tetap #Cari_Aman


Jumat, 23 Januari 2026 - 16:13:31 WIB
Capella Honda Bagikan Tips Modifikasi Motor Kalcer Tetap #Cari_Aman

RIAUIN.COM – Tren modifikasi motor Kalcer atau culture belakangan ini semakin diminati pecinta otomotif roda dua. Gaya ini identik dengan sentuhan estetika harian, pemilihan warna retro, hingga penggunaan aksesori unik yang mencerminkan karakter dan gaya hidup pengendaranya.
Namun di balik tampilan yang menarik, aspek keselamatan tetap harus menjadi prioritas. Hal tersebut ditegaskan oleh Rama Dhandyano, Instruktur Safety Riding Honda dari PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau.

Menurutnya, masih banyak pengendara yang ingin tampil beda justru mengorbankan komponen vital keselamatan kendaraan. Padahal, modifikasi Kalcer sejati adalah mampu menyelaraskan tampilan dengan fungsi teknis motor.

“Modifikasi itu sah dan menjadi bentuk ekspresi diri. Tapi jangan sampai melepas atau mengubah komponen yang berpengaruh pada keselamatan,” ujar Rama.

Ia pun membagikan sejumlah tips modifikasi Kalcer yang tetap mengedepankan kampanye #Cari_Aman saat berkendara.

Pertama, pengendara disarankan bermain pada warna bodi motor, seperti pastel, earth tone, atau nuansa retro melalui pengecatan ulang maupun pelapisan stiker.

Rama mengingatkan agar tidak melapisi lampu utama dengan film gelap berlebihan serta tidak mengganti warna lampu rem selain merah demi keselamatan dan komunikasi antar pengguna jalan.

Kedua, penggunaan spion wajib diperhatikan. Spion bukan sekadar aksesori, melainkan “mata kedua” pengendara. Spion berukuran terlalu kecil demi tampilan justru meningkatkan risiko blind spot dan kecelakaan saat berpindah jalur.

Ketiga, penambahan aksesori seperti keranjang atau rak depan perlu diperhitungkan dengan matang. Beban berlebih dapat mengganggu kestabilan kemudi serta menghalangi pancaran lampu utama, terutama saat berkendara malam hari.

Keempat, pemilihan ban juga menjadi faktor penting. Tren penggunaan ban kecil atau ban cacing demi kesan ramping dinilai berbahaya karena mengurangi daya cengkeram ban, terutama saat pengereman mendadak atau melintasi jalan basah.

Kelima, posisi berkendara harus tetap ergonomis. Perubahan setang atau posisi duduk yang terlalu ekstrem demi tampilan “skena” dapat membuat tubuh cepat lelah dan memperlambat respons saat kondisi darurat.

“Pastikan posisi tangan, punggung, dan kaki tetap berada dalam segitiga ergonomi agar pengendalian motor maksimal dan nyaman digunakan dalam waktu lama,” jelasnya.

Rama menegaskan, modifikasi merupakan hak setiap pemilik kendaraan, namun keselamatan adalah kewajiban seluruh pengguna jalan. Ia berharap tren Kalcer dapat berkembang tanpa meninggalkan aspek keamanan.

“Anak motor Kalcer itu bukan cuma soal gaya, tapi juga soal tanggung jawab. Tetap #Cari_Aman di jalan,” tutup Rama saat ditemui di Safety Riding Center PT CDN Garuda Sakti KM 11 Kampar Riau. -rls