Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan


Rabu, 21 Januari 2026 - 14:51:26 WIB
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan

Ilustrasi

RIAUIN.COM - Seekor buaya tampak di lingkungan perumahan warga di Desa Limau Manis, RT 01, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Hewan reptil buas tersebut terlihat pada pukul 23.00 WIB, Senin (19/1/2026)

Seorang warga bernama Jul yang pertama kali melihat kemunculan buaya sontak kaget. "Kagetlah pertama melihat. Karena inikan di kawasan perumahan," kata Jul.

Khawatir terjadi hal-hal tak diinginkan, Jul pun memberitahukan kehadiran tamu tak diundang tersebut ke warga lainya. Tak lama kemudian, warga pun berinisiatif menangkap buaya tersebut. Usaha penangkapan dilakukan dengan menggunakan tali dan kayu.

"Warga juga melaporkan prihal kejadian ini ke petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil. Hampir dua jam berjibaku, pada pukul 01.00 WIB buaya dengan nama latin crocodylus tersebut berhasil dijinakan," ternagnya.

Usai berhasil menangkap buaya dengan mengikat badan dan mulut menggunakan tali. Penangkapan buaya di lingkungan perumahan warga di Inhil ini pun kemudian jadi tontonan. 

Tim DPKP Inhil langsung menuju lokasi untuk melakukan penjemputan dan evakuasi buaya keesokan harinya, Selasa (20/1/2026). Tim berangkat dari Tembilahan pukul 09.00 WIB dan tiba di lokasi pukul 12.00 WIB. Sebelum dievakuasi, dilakukan pengukuran. Panjang buaya, 2,2 meter. Selanjutnya, buaya dievakuasi ke DPKP Inhil. 

Kepala DPKP Inhil Junaidy, Rabu (21/1/26) membenarkan prihal penemuan buaya oleh warga. "Saat ini, buaya tersebut ditempatkan di kandang penampungan sementara di DPKPr Inhil, sambil menunggu penanganan lanjutan dari pihak terkait," jelas Junaidy, 

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di dekat sungai atau rawa. Segera melapor kepada petugas apabila kembali melihat kemunculan satwa liar berbahaya di lingkungan permukiman atau pun di sungai yang dapat mengancam keselamatan warga," ucapnya. (Bil)