Debut Skuad Anyar Berjalan Mulus, PSPS Pekanbaru Tekuk Persekat Tegal


Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:49:09 WIB
Debut Skuad Anyar Berjalan Mulus, PSPS Pekanbaru Tekuk Persekat Tegal

RIAUIN.COM - Langkah awal perombakan besar-besaran skuad PSPS Pekanbaru membuahkan hasil positif dalam lanjutan Liga 2 musim 2024/2025. Tim berjuluk "Askar Bertuah" tersebut sukses mengamankan tiga poin penuh setelah mengalahkan tim tamu Persekat Tegal dengan skor 2-0 di Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat (16/1/2026).

Kemenangan ini menjadi pembuktian awal bagi pelatih Aji Santoso yang merombak hampir 50 persen komposisi pemainnya pada bursa transfer paruh musim. Dua gol kemenangan PSPS masing-masing dicetak oleh Asir Azis pada menit ke-7 dan penyerang anyar Antonio Augusto menjelang akhir laga di menit ke-89.

Meski meraih kemenangan, posisi PSPS Pekanbaru di klasemen sementara Grup 2 belum beranjak dari peringkat kedelapan dengan koleksi 20 poin. Sementara itu, Persekat Tegal tertahan di posisi kesembilan.

Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso mensyukuri hasil maksimal ini, mengingat tekanan mental yang cukup tinggi untuk segera bangkit. Ia mengakui performa para pemain barunya, terutama legiun asing, belum mencapai level optimal karena kendala adaptasi.

"Kami bersyukur bisa meraih tiga poin dalam pertandingan yang berat dan penuh tekanan. Sejumlah pemain asing baru pertama kali bermain di sini sehingga masih butuh adaptasi. Meski belum 100 persen, penampilan mereka sudah cukup bagus dan masih bisa dikembangkan," ujar Aji Santoso usai pertandingan.

Dalam laga ini, Aji belum menurunkan seluruh pemain barunya secara penuh. Pemain asing Douglas tidak dimainkan sebagai starter karena faktor kebugaran, sementara Francis juga belum diturunkan.

"Saya tahu kualitas mereka. Ringgo misalnya, meskipun ada beberapa kesalahan umpan, namun penguasaan bolanya bagus. Hal itu masih bisa ditoleransi untuk ukuran pemain yang baru bergabung," tambah Aji Santoso.

Di sisi lain, pelatih Persekat Tegal Putu Gede mengakui adanya perubahan signifikan pada gaya permainan PSPS Pekanbaru di bawah asuhan Aji Santoso. Ia menilai anak asuhnya kehilangan poin akibat kurangnya disiplin di atas lapangan, terutama dalam mengantisipasi momen-momen krusial.

"Secara keseluruhan, perubahan PSPS sangat signifikan dan kini mulai terlihat ciri khas permainan Coach Aji. Kami sebenarnya memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan, termasuk satu penalti yang gagal. Sayangnya, ketidakdisiplinan pemain membuat kami gagal membawa pulang poin," kata Putu Gede.

Kemenangan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi PSPS Pekanbaru sebelum menghadapi tantangan lebih berat melawan tim papan atas, Adhyaksa FC, pada laga berikutnya. (*)