RIAUIN.COM - Adanya narasi-narasi liar yang beredar di masyarakat terkait kebakaran Kantor Bupati Inhil, Selasa (6/1/2026) malam, menjadi sorotan Anggota DPRD Riau, Andi Dharma Taufik.
"Sudah saatnya PT PLN meng-upgrade instalasi. Banyak narasi-narasi liar yang beredar di masyarakat terkait kebakaran Kantor Bupati Inhil. Mulai dari narasi kebakaran yang disengaja untuk menghilangkan dokumen-dokumen penting hingga dugaan sabotase," ucap Andi Dharma Rabu (7/1/2026).
Lanjutnya, terlepas apakah kebakaran itu ada unsur kesengajaan ataupun sabotase, ia pribadi lebih percaya karena terjadi korsleting listrik atau arus pendek.
"Ini harus menjadi catatan kita bersama sekaligus evaluasi bagi PT PLN. Saatnya PT PLN meng-upgrade instalasi," ujar Ketua DPC PDIP Inhil tersebut.
"Kasus kebakaran di Inhil terutama kebakaran di pemukiman cukup tinggi. Kondisi masih banyaknya bangunan dan rumah warga yang terbuat dari papan menjadi faktor penyebab gampangnya terjadi kebakaran," tukas Anggota Komisi I DPRD Riau ini.
Instalasi listrik yang terpasang di gedung-gedung pemerintah dan juga pemukiman di Inhil, menurutnya, saat ini sudah usang. "Dengan kondisi tersebut jadi memang perlu dilakukan pemasangan instalasi listrik yang ramah untuk bangunan-bangunan dari kayu," pinta Andi.
Lebih lanjut ia berharap kebakaran Kantor Bupati Inhil tidak mempengaruhi pelayanan publik. Pelayanan publik harus tetap berjalan.
"Tapi saya yakin kebakaran kemaren tidak begitu mempengaruhi pelayanan publik, karena yang terbakar hanya sebagian ruangan saja," ucap Andi.
Mengenai adanya dugaan sabotase atas kebakaran tersebut, Andi menegaskan akan menyerahkan kepada pihak yang berwenang. (Adv)