Kebocoran Pipa Gas Taman TGI di Kemuning Inhil, Ledakan Keras Picu Kepanikan Warga Batu Ampar


Sabtu, 03 Januari 2026 - 09:28:25 WIB
Kebocoran Pipa Gas Taman TGI di Kemuning Inhil, Ledakan Keras Picu Kepanikan Warga Batu Ampar

RIAUIN.COM - Pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, mengalami kebocoran serius pada Jumat (2/1/2026) sore. Insiden ini disusul dengan semburan api setinggi sekitar 15 meter ke udara, menyebabkan kepanikan di kalangan warga sekitar.

Ledakan keras dilaporkan terdengar sesaat sebelum api mulai menjulang, yang membuat warga di lokasi kejadian panik.

"Lokasi kejadian yang relatif dekat dengan aktivitas warga sempat memicu kepanikan," terang Kepala Kepolisian Resor Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora S H S I K, Sabtu (3/1/2026).

Meskipun jarak pipa gas dengan permukiman warga mencapai sekitar 500 meter, petugas kepolisian telah meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menghentikan sementara seluruh aktivitas melintas di jalur tersebut.

Kepanikan warga bermula sekitar pukul 16.00 WIB, diawali oleh suara ledakan keras, yang kemudian diikuti oleh semburan api dari pipa yang bocor.

Menanggapi insiden tersebut, personel Polsek Kemuning segera bertindak cepat dengan melakukan sterilisasi area. Petugas juga mengimbau pengguna jalan yang melintas di Jalur Lintas Timur dari arah Jambi menuju Riau dan sebaliknya untuk berhenti sementara waktu.

Menurut keterangan dari petugas di lapangan, upaya untuk menutup atau menyekat aliran gas telah dilakukan. Proses ini diperkirakan membutuhkan waktu minimal tiga jam hingga api dapat benar-benar dipadamkan.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan gas agar segera melakukan manajemen krisis serta pemutusan alur pipa," tambah Farouk.

Kapolres melanjutkan, personel di lokasi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur. Mereka juga telah menyiapkan skenario penutupan sementara jalan dari arah Pekanbaru dan Jambi jika kondisi di lapangan dinilai dapat membahayakan pengguna jalan.

Farouk menyebut, situasi di lokasi saat ini terpantau aman dan kondusif, meskipun hujan lebat sempat mengguyur wilayah tersebut dan api masih terlihat menyala.

"Berdasarkan laporan sementara, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung dalam kejadian ini," pungkasnya. (*)