Pemkab Kampar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Agam


Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:30:27 WIB
Pemkab Kampar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Agam

RIAUIN.COM - Kepedulian antar daerah kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Kampar melalui penyaluran bantuan untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (13/12/2025). Bupati Kampar Ahmad Yuzar secara langsung menyerahkan bantuan tersebut di Posko Bencana Kantor Camat Banuhampu.

Bantuan diterima oleh jajaran Pemkab Agam, termasuk Asisten I Setda Kabupaten Agam Yunioson, Staf Ahli Dandi Pribadi, dan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Agam Rahmat Fajri.

Kehadiran Bupati Kampar didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Kampar.

Ahmad Yuzar mengatakan bantuan ini merupakan bentuk empati dan solidaritas masyarakat Kampar terhadap warga Sumatera Barat yang terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Agam.

"Bantuan ini datang dari ASN, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat Kampar. Kami turut merasakan duka yang dialami saudara-saudara kami di Agam dan Sumatera Barat pada umumnya," ujarnya.

Ia menekankan bahwa rombongan Pemkab Kampar tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga doa, dukungan moral, dan semangat kebersamaan agar warga terdampak bisa segera pulih.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari uang tunai Rp70 juta dan enam unit kendaraan berisi sembako. Seluruh bantuan akan disalurkan melalui mekanisme Pemkab Agam agar tepat sasaran.

Asisten I Setda Kabupaten Agam Yunioson menyebut bencana banjir dan longsor berdampak luas. Dari 16 kecamatan, 10 kecamatan terdampak langsung. Sebanyak 165 warga terdampak, 66 orang masih dalam pencarian, dan 75 lainnya menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Pemkab Agam mengapresiasi bantuan yang diberikan Pemkab Kampar, menilai bantuan tersebut meringankan beban masyarakat dalam situasi darurat bencana.

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti semangat gotong royong antar daerah tetap terjaga sekaligus mempererat hubungan antara Pemkab Kampar dan Pemkab Agam dalam menghadapi bencana. (Bil)