Pemkab Padang Pariaman Percepat Penyaluran Air Bersih untuk Korban Banjir dan Longsor


Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:14:07 WIB
Pemkab Padang Pariaman Percepat Penyaluran Air Bersih untuk Korban Banjir dan Longsor

RIAUIN.COM - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama pemerintah pusat mempercepat penyaluran air bersih bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah.

Langkah tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Padang Pariaman, TNI, Polri, Dinas Sosial, serta Dinas Pekerjaan Umum guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Distribusi air bersih difokuskan ke kawasan yang mengalami gangguan pasokan air serta ke lokasi-lokasi pengungsian. Penyaluran ini dilakukan seiring upaya perbaikan infrastruktur air yang rusak akibat bencana.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga terdampak.

“Air bersih merupakan kebutuhan utama selama masa darurat. Penyaluran akan terus dilakukan sampai sistem penyediaan air kembali berfungsi normal,” ujar Abdul Muhari, Sabtu (13/12/2025).

Air bersih disalurkan menggunakan mobil tangki yang didistribusikan melalui titik-titik penampungan di posko pengungsian serta dikirim langsung ke permukiman warga terdampak.

Pemerintah daerah memastikan distribusi dilakukan secara berkelanjutan dan menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan selama status darurat masih berlaku.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemkab Padang Pariaman mengoperasikan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter milik Perumda Tirta Anai serta dua unit tambahan dari Dinas Pekerjaan Umum dengan kapasitas serupa.

Bantuan armada juga datang dari Polda Riau berupa enam unit mobil tangki berkapasitas antara 4.000 hingga 8.000 liter yang dikoordinasikan oleh Polres Padang Pariaman.

“Seluruh armada difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air minum, memasak, dan sanitasi warga terdampak bencana,” kata Abdul Muhari.

Pasokan air untuk seluruh armada diperoleh dari dua depo milik Perumda Tirta Anai, yaitu Depo Sungai Durian Tungka di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak dan Depo Sungai Buluah di Kecamatan Lubuk Alung. Kedua depo tersebut beroperasi selama 24 jam.

Staf Perumda Tirta Anai Afdul mengatakan, pengoperasian depo tanpa henti dilakukan agar distribusi air tidak mengalami kendala.

“Selama masa darurat, depo kami buka 24 jam agar armada selalu mendapatkan pasokan air,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama pemerintah pusat melalui Pos Pendamping Nasional Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk terus memantau ketersediaan air bersih hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih. (*)