RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau menaruh perhatian besar pada pelatihan penguatan deep learning yang diselenggarakan Ikatan Alumni UPI Riau–Kepri. Program ini dipandang sebagai langkah penting untuk memperkuat kualitas tenaga pendidik di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Asisten II Setdaprov Riau, Helmi D, mengatakan bahwa kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci dalam memajukan pendidikan di daerah. Ia menilai kegiatan seperti ini membantu mempercepat peningkatan mutu guru di Riau.
“Kegiatan seperti ini sangat kami hargai karena memperlihatkan upaya bersama dalam membangun pendidikan di Riau,” ucap Helmi dalam kegiatan yang berlangsung di Menara Dang Merdu BRKS, Rabu (10/12/2025).
Helmi menyebutkan bahwa Riau memiliki jumlah guru yang besar, sehingga peningkatan kapasitas dan pelatihan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak. Pemerintah provinsi, lanjutnya, akan terus membuka ruang pengembangan kompetensi melalui berbagai program.
Ia juga berharap para guru makin terbuka dalam menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pendidik dari negara lain, terutama di kawasan ASEAN. Menurut Helmi, pertukaran gagasan lintas negara dapat memperkaya wawasan dan membantu guru memahami konteks pembelajaran lintas budaya.
“Ini penting karena kita ingin para pendidik mampu mengembangkan pembelajaran yang peka terhadap keberagaman budaya,” ujar Helmi.
Selain itu, ia mendorong tenaga pendidik untuk tidak berhenti belajar. Menurutnya, dunia pendidikan menuntut pembaruan pengetahuan yang tidak pernah berhenti.
“Selama dunia terus berubah, kita juga harus terus belajar,” katanya.
Pemprov Riau berharap kegiatan capacity building ini dapat menjadi pendorong bagi peningkatan mutu pembelajaran, sekaligus mempersiapkan guru menghadapi perubahan di masa mendatang. (Bil)