RIAUIN.COM - Dinas Sosial Provinsi Riau memperluas dukungan bagi penyandang disabilitas melalui penyerahan alat bantu mobilitas dan pemeriksaan kesehatan gratis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan akses layanan dasar serta mendorong kemandirian kelompok rentan.
Kegiatan digelar di Aula Dinas Sosial Provinsi Riau pada Kamis (4/12/2025). Pemerintah provinsi menilai agenda tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan layanan sosial yang lebih inklusif dan merata bagi penyandang disabilitas di berbagai wilayah.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Riau, Susilawati, menyampaikan bahwa bantuan berupa alat bantu mobilitas tidak hanya berfungsi sebagai sarana penunjang aktivitas, tetapi juga menjadi dorongan moral agar penerima tetap percaya diri dan aktif dalam kegiatan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengembangkan layanan yang mendukung pemeriksaan kesehatan berkala serta pendampingan rehabilitasi.
“Kami berharap alat bantu ini dapat meningkatkan kenyamanan dan pergerakan para penerima. Pemeriksaan kesehatan juga penting untuk menjaga kondisi mereka tetap stabil,” ujar Susilawati.
Ia menambahkan bahwa Dinas Sosial akan terus bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk memperkuat program perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar layanan yang diberikan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Tidak boleh ada warga yang tertinggal. Dengan dukungan semua pihak, lingkungan yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas dapat terwujud,” katanya.
Salah satu penerima manfaat, Sandro Gutmen Manurung, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang ia terima. Ia mengatakan bahwa alat bantu mobilitas tersebut sangat membantu dirinya dalam menjalani kegiatan harian.
“Bantuan ini membuat kami lebih mandiri dan percaya diri. Terima kasih kepada Dinas Sosial dan Pemerintah Provinsi Riau yang telah memberi perhatian pada kebutuhan kami. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ujar Sandro. (Bil)