Program MBG di Pekanbaru Sediakan Menu Khusus bagi Siswa Alergi


Kamis, 04 Desember 2025 - 09:41:17 WIB
Program MBG di Pekanbaru Sediakan Menu Khusus bagi Siswa Alergi

RIAUIN.COM - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pekanbaru tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi seimbang bagi seluruh peserta didik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan khusus siswa yang memiliki alergi terhadap bahan pangan tertentu. Komitmen ini dijalankan agar setiap makanan yang dibagikan aman dikonsumsi oleh semua anak.

Di SMAN 9 Pekanbaru, proses identifikasi siswa yang memiliki alergi dilakukan sejak sebelum program berjalan. Kepala SMAN 9 Pekanbaru, Darmina MPd, mengatakan bahwa pendataan tersebut melibatkan wali kelas serta orang tua siswa untuk memastikan informasi yang diperoleh akurat.

“Dari awal kami sudah mengumpulkan data mengenai siswa yang memiliki alergi makanan. Saat ini ada sepuluh siswa yang memerlukan menu pengganti dan kami siapkan sesuai kebutuhan mereka,” ujar Darmina di Pekanbaru, Rabu (3/12/2025).

Menurutnya, pendataan menjadi langkah penting agar tidak ada siswa yang luput dari perhatian dan untuk mencegah risiko kesehatan akibat konsumsi makanan yang tidak sesuai. Meski berbeda menu, komposisi gizi tetap diupayakan seimbang dengan hidangan utama.

“Dengan adanya menu alternatif ini, kebutuhan nutrisi mereka tetap bisa terpenuhi. Anak-anak juga dapat makan dengan aman tanpa rasa khawatir,” katanya.

Salah seorang penerima menu khusus, Talita Aura, siswi kelas X6 yang memiliki alergi terhadap tepung, mengaku terbantu dengan penyesuaian tersebut.

“Saya jadi tidak perlu takut memilih makanan saat pembagian makan berlangsung. Dari awal saya sudah menyampaikan alerginya, dan sekarang makanannya aman untuk saya,” ujarnya.

Proses penyediaan menu alternatif ini turut melibatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang bertanggung jawab atas pengolahan serta distribusi makanan dalam program MBG.

Petugas SPPG Kecamatan Lima Puluh, Wahyu Rezki, menjelaskan bahwa pihaknya selalu menindaklanjuti setiap laporan dari sekolah mengenai siswa yang membutuhkan menu khusus.

“Jika ada catatan alergi, kami langsung menyiapkan menu pengganti dengan kandungan gizi setara. Pada wadah makan kami berikan kode nama serta keterangan menu khusus tersebut,” tuturnya. (Bil)