Endar Muda: Dugaan Korupsi di Baznas Kota Pekanbaru Isu Usang dan Basi


Sabtu, 29 November 2025 - 21:53:16 WIB
Endar Muda: Dugaan Korupsi di Baznas Kota Pekanbaru Isu Usang dan Basi

RIAUIN.COM - Ketua Baznas Pekanbaru Dr Endar Muda SH MH menepis tudingan isu korupsi ditubuh Baznas Kota Pekanbaru. Hal itu dikatakannya menyusul banyaknya tudingan miring sejak dirinya menjabat sebagai ketua 4 tahun lalu dan menilai isu itu sudah usang alias basi.

"Lebih kurang 4 tahun saya menjabat sebagai Ketua Baznas Kota Pekanbaru Dari awal saya menjabat saya diganggu terus, alasannya karena saya bukan orang Melayu juga bukan orang Pekanbaru," tutur Endar.

Dia menceritakan, ketika baru menjabat Ketua Baznas Pekanbaru, pengumpulan zakat di Baznas Kota Pekanbaru cuma Rp5,4 miliar, dan per hari ini Baznas Kota Pekanbaru pengumpulan zakat sudah mencapai Rp16,5 miliar.

"Posisi Ketua Baznas itu seksi, kenapa saya katakan seksi menurut regulasi yang ada Ketua Baznas itu mempunyai potensi untuk mendapatkan gaji 5 kali dari UMR, siapa yang tidak tergiur dengan nilai segitu," ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (29/11/2025) malam.

Menurut Endar, kepemimpinannya di Baznas Kota Pekanbaru akan berakhir tahun 2027 dan sekarang sudah masuk tahun 2026.

"Jadi jabatan Ketua Baznas tentu menjadi incaran bagi orang-orang yang bernafsu untuk menjadi ketua," katanya.

Dikatakan Endar, kemimpinan di Baznas itu berlaku secara kolektif, kolegial. Artinya setiap keputusan diputuskan secara bersama dan di Baznas sendiri ada 5 pimpinan, satu orang ketua dan 4 wakil ketua. "Lalu, kenapa hanya yang di obok-obok oleh mereka," ujarnya.

Pada narasi berita yang mereka buat kata Endar, ada desakan publik atau masyarakat terkait pengusutan dugaan korupsi Baznas di Kejati Riau.

"Pertanyaannya, atensi masyarakat yang mana? Yang saya tahu, setiap hari masyarakat  memasukkan proposal ke Baznas Kota Pekanbaru minta supaya difasilitasi," ungkapnya.

Dilanjutkan Endar, sesuai dengan surat at-Taubah ayat 60, ada 8 golongan asnaf yang bisa dibiayai, jadi tidak sembarangan memberikan bantuan kepada orang, hanya kepada yang termasuk dalam 8 golongan tersebut.

"Terkait laporan dugaan korupsi Baznas Pekanbaru di Kejati Riau, Baznas itu di audit oleh dua lembaga, satu lembaga Irjen Kemenag yang kedua lembaga AKP (Akuntan Publik), oleh karena itu sejauh ini Baznas itu masih on the track tidak ada temuan. Bahkan kita sudah dapat  award dari Baznas RI 3 tahun berturut-turut, Dan sebagai pimpinan di Baznas Pekanbaru saya mengikuti dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung," paparnya.

Bahkan lebih ekstrimnya, sejak kemarin malam, Endar mengaku mendapat ancaman oleh orang tak dikenal dengan menggunakan berita yang menyudutkan, dan pelaku meminta uang Rp10 juta.

"Saya tidak mau menyatakan medianya apa, dia mengancam saya, jika saya tidak memberikan uang tersebut, berita akan diangkat. Pola dan gaya pemerasan melalui chat whatsappnya ini masih saya simpan di dalam handphone saya, dan saya mempertimbangkannya untuk melaporkan ke pihak berwajib," ucap Endar.

Di akhir konfirmasi media, Endar menutup dengan mengisahkan ada orang di akhirat nanti dengan amal yang banyak akan tetapi bisa masuk ke dalam neraka, karena apa? Karena dia pernah memfitnah orang yang tidak melakukan sebagaimana yang dia fitnahkan itu sehingga Allah mencampakkan dia ke dalam neraka. Dan Itulah orang yang dibangkrutkan amalnya.

"Posisi ketua Baznas seksi dan menggiurkan, dan saat ini suksesi kepemimpinan Baznas sudah dekat hingga 2027. Saya mendoakan orang yang telah mmbuat isu diberikan ampunan dan hidayah oleh Allah SWT," pungkasnya. -juh, rls