RIAUIN.COM - Menekankan pentingnya dokumen sebagai rekam jejak penyelenggaraan pemerintahan, Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto meminta seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Riau meningkatkan tata kelola kearsipan agar lebih tertata dan mudah diakses ketika dibutuhkan.
Ia mengingatkan bahwa arsip yang tersimpan hari ini akan menjadi rujukan penting pada masa mendatang.
“Dampaknya mungkin belum terasa sekarang, tetapi kelak arsip ini akan sangat dibutuhkan. Karena itu saya minta kita semua menjaga dan mengelola arsip dengan baik,” ujar SF Hariyanto dalam kegiatan pemusnahan arsip tidak bernilai guna di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Kamis (27/11/2025).
Hariyanto menyebut momentum tersebut menjadi kesempatan untuk kembali menata kearsipan di lingkungan pemerintah provinsi. Selain menyingkirkan arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna, arsip statis yang memiliki nilai sejarah juga akan dihimpun dan diserahkan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Riau untuk disimpan secara permanen.
“Terima kasih kepada jajaran Dinas Kearsipan. Menata dokumen itu bukan pekerjaan mudah, baik dari sisi penempatan maupun penyusunannya,” kata Hariyanto.
Ia menambahkan, penyimpanan arsip yang baik sangat dibutuhkan mengingat posisi pejabat pemerintah kerap berganti. Dokumentasi yang rapi akan memudahkan proses pencarian kembali ketika diperlukan.
“Semua dokumen penting harus diarsipkan, dan pemusnahan arsip yang tidak bernilai guna harus mengikuti aturan yang berlaku,” ujarnya.
Kepala Dispersip Riau, Indra, mengatakan institusinya siap menampung dokumen statis yang memiliki nilai historis. Ia memastikan fasilitas penyimpanan yang dimiliki Dispersip telah memenuhi standar pengelolaan arsip.
“Jika ada arsip statis bernilai sejarah, serahkan ke Dispersip. Penyimpanannya kami pastikan berbeda karena mengikuti standar yang ditetapkan,” ucap Indra. (Bil)