RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) tengah menyiapkan rangka baja untuk memindahkan jaringan kabel yang selama ini berada di jalur pedestrian Jembatan Siak I. Keberadaan kabel tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pejalan kaki.
Pelaksana tugas Kepala Dinas PUPR PKPP Zulfahmi menyampaikan bahwa perakitan komponen baja ditargetkan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum dipasang di bagian bawah jembatan.
“Rangka baja sedang dalam proses penyusunan dan ditargetkan bisa terpasang dalam satu pekan mendatang,” ujar Zulfahmi.
Ia menjelaskan bahwa proses relokasi kabel memerlukan waktu cukup panjang karena pekerjaan dilakukan di area yang berdekatan dengan aliran Sungai Siak dan membutuhkan standar keselamatan tinggi. Seluruh kabel yang berada di jalur pedestrian ditargetkan sudah tidak ada lagi pada awal 2026.
“Pekerjaan pemasangan membutuhkan waktu sekitar dua bulan sejak awal November. Kami pastikan pada Januari, jalur pejalan kaki sudah bersih dari kabel,” kata Zulfahmi.
Berdasarkan kesepakatan dengan para pemilik jaringan, terdapat 13 perusahaan yang menyetujui pemindahan 17 kabel. Sementara itu, sejumlah jaringan fiber optik lain diputus karena tidak memenuhi ketentuan.
“Total ada 17 kabel dari 13 perusahaan yang ikut dipindahkan, dan empat kabel lainnya kami putus. Untuk jaringan milik PDAM, mereka sudah memutusnya sendiri, namun belakangan mengajukan permintaan untuk memasang kembali. Hal itu tidak kami perbolehkan,” ujarnya. (Bil)