Satpol PP Pekanbaru Berikan Peringatan Terakhir untuk PKL di Sekitar Masjid Agung Annur


Selasa, 18 November 2025 - 18:33:30 WIB
Satpol PP Pekanbaru Berikan Peringatan Terakhir untuk PKL di Sekitar Masjid Agung Annur

RIAUIN.COM - Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangan di sekitar Masjid Agung Annur, tepatnya di Jalan Hangtuah, kini mulai mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Pasalnya, sejumlah pedagang menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan.

Selain menghambat kelancaran lalu lintas, kondisi ini juga sering menyebabkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk. Adanya PKL yang berjualan hingga menghalangi jalan berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Untuk menanggapi masalah ini, Satpol PP Kota Pekanbaru turun tangan dengan memberikan peringatan terakhir kepada puluhan PKL yang ada di kawasan tersebut pada Senin sore (17/11/2025).

Satpol PP Kota Pekanbaru memberikan surat peringatan kepada pedagang agar tidak lagi berjualan di area yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas jual beli. Mereka dilarang berjualan di trotoar maupun badan jalan.

"Kami sudah memberikan peringatan sejak bulan September agar para pedagang tidak berjualan di badan jalan, dan sekarang kami tegaskan untuk tidak berjualan di lokasi yang tidak semestinya," kata Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Dr Yuliarso, setelah memimpin penertiban.

Bersama Satpol PP Provinsi Riau, pihaknya akan terus memantau dan mengawasi agar PKL tidak kembali berjualan di area tersebut.

Saat ini, banyak pedagang yang memadati Jalan Diponegoro dan Jalan Hangtuah di sekitar Masjid Agung Annur, dan sebagian besar dari mereka sudah menghalangi badan jalan.

"Ini sangat mengganggu kepentingan umum, terutama para pengendara yang melintas. Ini adalah teguran terakhir kami, jadi mulai besok (hari ini) kami harap tidak ada lagi pedagang di sini," tegas Yuliarso.

Dia juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama menjaga ketertiban kota, agar Pekanbaru tetap rapi, teratur, dan bersih.

"Tempat ini bukanlah area yang tepat untuk berjualan. Mari kita semua menjaga ketertiban bersama," ujarnya menutup pembicaraan. (Bil)