Wagub Sumbar Dukung Sumatera Barat Jadi Sentra Kegiatan Nasional Pemimpin Muda Pertanian Indonesia


Senin, 17 November 2025 - 23:05:47 WIB
Wagub Sumbar Dukung Sumatera Barat Jadi Sentra Kegiatan Nasional Pemimpin Muda Pertanian Indonesia

RIAUIN.COM — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemimpin Muda Pertanian Indonesia (PMPI) yang menetapkan Sumatera Barat sebagai sentra kegiatan nasional organisasi tersebut. Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong regenerasi petani dan memperkuat pembangunan pertanian nasional yang berkelanjutan.

Pertemuan antara Wagub Vasco dan Ketua Umum PMPI, Arif Zulpriansyah Siregar SP 6berlangsung hangat di ruang kerja Wakil Gubernur. Keduanya membahas sejumlah agenda penting guna memperluas peran generasi muda dalam sektor pertanian.

Vasco menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap memberikan ruang dan dukungan bagi inovasi yang digagas PMPI.

“Sumatera Barat memiliki potensi pertanian yang besar, baik dari sumber daya alam maupun manusianya. Saya mendukung penuh langkah PMPI menjadikan Sumbar sebagai pusat gerakan dan kegiatan nasional pertanian muda. Pemerintah daerah siap bersinergi,” ujar Vasco.

Ia menambahkan, kehadiran PMPI membawa energi baru dalam upaya regenerasi petani. Karena itu, ia berharap berbagai kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas dan kesejahteraan petani muda.

“Anak muda harus turun langsung ke sektor pertanian dengan pendekatan modern dan berbasis teknologi. Eksekusinya harus diperbanyak,” kata Vasco.

Wagub juga mendorong PMPI untuk mengembangkan model inovasi bagi komoditas gambir. Komoditas ini menjadi fokus pemerintah pusat dan memiliki potensi besar, mengingat sekitar 80 persen produksi gambir nasional berasal dari Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua Umum PMPI, Arif Zulpriansyah Siregar, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah provinsi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wagub Vasco Ruseimy yang menyambut baik visi besar PMPI. Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk menjadikan Sumbar sebagai poros gerakan pemuda pertanian nasional,” ujar Arif.

Arif sepakat bahwa anak muda harus lebih banyak terjun ke sektor pertanian. Ia mengatakan, berbagai tantangan pertanian saat ini membutuhkan inovasi yang digerakkan generasi muda. Salah satu inovasi yang sedang dikembangkan PMPI bersama DPP IKA Faperta Unand ialah PaLaBek (Padi–Lauk–Bebek), sebuah sistem integrasi pertanian yang menggabungkan budidaya padi, ikan, dan bebek.

“Inovasi ini belum pernah dilakukan sebelumnya. Dengan model PaLaBek, petani tidak hanya mengandalkan pendapatan dari padi, tetapi juga dari ikan serta telur atau bebek. Ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani,” jelas Arif.

Menjawab tantangan Wagub untuk menyusun model pengembangan komoditas unggulan daerah, Arif—yang akrab disapa Aseng Siregar—menyatakan bahwa PMPI membutuhkan kolaborasi konkret dari pemerintah agar berbagai inovasi generasi muda dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua DPP IKA Faperta Unand, Ir Zola Pandu, serta Ketua Harian PMPI, Imam Hanif Alfikri. -juh