Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Tertinggi UHC Berkat Partisipasi Warga yang Meningkat


Senin, 17 November 2025 - 18:24:26 WIB
Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Tertinggi UHC Berkat Partisipasi Warga yang Meningkat

RIAUIN.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru menerima apresiasi dari Pemerintah Provinsi Riau karena berhasil mencapai tingkat kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) yang sangat tinggi.

Kota Pekanbaru menempati posisi kedua tertinggi di Riau dalam hal capaian UHC. Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menerima penghargaan langsung dari Plt Gubernur Riau SF Hariyanto pada Senin 17 November 2025.

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen pemerintah kota dalam memastikan layanan kesehatan merata serta perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat, berdasarkan data kepesertaan dan keaktifan jaminan kesehatan per 1 November 2025.

“Alhamdulillah, capaian UHC di Kota Pekanbaru luar biasa. Artinya, jumlah peserta jaminan kesehatan nasional kita berada di urutan kedua setelah Kabupaten Meranti,” ujar Markarius Anwar usai menerima penghargaan.

Reward ini diserahkan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 tingkat Provinsi Riau. Hingga November 2025, kepesertaan UHC di Kota Pekanbaru sudah melampaui 100 persen.

Kabupaten Kepulauan Meranti berada di puncak dengan kepesertaan 103,44 persen dan tingkat keaktifan 98,44 persen, sementara Kota Pekanbaru mencatat kepesertaan 100,76 persen dan keaktifan 83,15 persen.

Berikut capaian beberapa daerah lainnya: Kabupaten Kampar kepesertaan 100,44 persen, keaktifan 84,56 persen; Kabupaten Pelalawan kepesertaan 99,53 persen, keaktifan 85,84 persen; Kabupaten Siak kepesertaan 98,87 persen, keaktifan 82,25 persen; Kabupaten Kuantan Singingi kepesertaan 98,80 persen, keaktifan 82,92 persen; Kabupaten Bengkalis kepesertaan 98,65 persen, keaktifan 84,10 persen; Kota Dumai kepesertaan 98,55 persen, keaktifan 85,44 persen; dan Kabupaten Rokan Hilir kepesertaan 98,21 persen, keaktifan 80,37 persen.

“Capaian ini membanggakan. Kami akan terus mendorong agar lebih banyak masyarakat memanfaatkan layanan BPJS,” tutup Markarius Anwar. (Bil)