RIAUIN.COM – Revitalisasi beberapa halte Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang dikerjakan oleh pihak swasta kini telah tuntas. Sejumlah halte itu tampil dengan desain baru yang lebih modern dan nyaman digunakan masyarakat.
Dua lokasi yang sudah selesai direvitalisasi berada di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di simpang Jalan Cempedak, serta di kawasan Jalan Arifin Ahmad.
“Perbaikan dua halte ini mendapat dukungan dari Bank Syariah Indonesia. Masih ada beberapa titik lain yang dikerjakan, karena totalnya BSI menargetkan membantu perbaikan sepuluh halte,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Sunarko.
Menurut Sunarko, peremajaan halte dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak swasta yang ingin berpartisipasi mempercantik fasilitas publik di Pekanbaru.
“Beberapa perusahaan yang ikut berkontribusi antara lain PT Angkasa Pura, PT Awal Bross, Bank Syariah Indonesia, serta Viera Oleh-oleh,” ungkapnya.
Dijelaskan Sunarko, saat ini prioritas perbaikan difokuskan pada halte yang berada di jalur utama seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Arifin Ahmad.
Ia menegaskan, seluruh kegiatan perbaikan ini tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru, karena sepenuhnya dibantu oleh pihak swasta.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum ini agar tidak dirusak. Kalau dirawat bersama, manfaatnya bisa dirasakan semua,” kata Sunarko.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru memang tengah memperluas kerja sama dengan sejumlah perusahaan dalam membenahi sarana publik tanpa membebani APBD.
Salah satu hasil kerja sama tersebut terlihat pada pembangunan halte baru di Jalan Arifin Ahmad yang dikerjakan bersama Bank Syariah Indonesia dan pusat oleh-oleh Viera.
“Alhamdulillah, kerja sama dengan pihak swasta terus berjalan. Viera turut membangun satu halte baru untuk Bus TMP di Arifin Ahmad,” tutur Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Agung menambahkan, langkah menggandeng sektor swasta ini diharapkan bisa mempercepat pembenahan fasilitas transportasi tanpa membebani keuangan daerah. (Bil)