Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Semprot Kadisdik di Rapat Perdana, Ruangan Mendadak Hening


Jumat, 07 November 2025 - 17:55:46 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Semprot Kadisdik di Rapat Perdana, Ruangan Mendadak Hening

RIAUIN.COM – Baru satu hari menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto langsung menunjukkan gaya kepemimpinannya yang tegas. Dalam rapat perdana bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis 6 November 2025, suasana tegang terjadi saat SF menegur keras Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya.

Nada bicara SF meninggi ketika membahas kinerja sejumlah pejabat yang dianggapnya tidak terbuka dan lamban menindaklanjuti arahan pimpinan.

“Kadis seperti ini bikin repot. Rapat bahasnya soal korupsi terus, tapi kerja tak jelas. HP aja harus disita dulu, padahal bukan rahasia negara,” ujar SF dengan nada tinggi di depan puluhan pejabat yang hadir.

Erisman yang baru dua bulan menjabat sebagai Kadisdik tampak gugup dan menunduk, sementara beberapa kepala OPD lain hanya saling pandang tanpa berani berkomentar.

“Kalau kerja tak serius, jangan banyak gaya!” lanjut SF. Ia bahkan menyinggung beberapa pejabat lain yang menurutnya belum menunjukkan kinerja nyata.

“Satu lagi itu Taufiq OH, saya perhatikan kerjanya juga tak beres. Hati-hati kau!” tegasnya.

Ucapan keras itu membuat ruang rapat di Kantor Gubernur Riau mendadak hening. Para pejabat tampak menyadari bahwa gaya kepemimpinan SF kali ini akan jauh berbeda dengan pendahulunya.

11 Jabatan Kepala OPD Diganti dalam Waktu Singkat
Beberapa jam setelah rapat tersebut, SF langsung menandatangani surat perombakan besar-besaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Sebanyak 11 posisi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala OPD diganti hanya dalam hitungan jam setelah ia resmi ditunjuk menggantikan Abdul Wahid yang kini ditahan KPK sejak Senin 3 November 2025.

Langkah cepat itu disebut sebagai upaya pembersihan birokrasi dari pengaruh lama. Namun sebagian kalangan menilai langkah tersebut terlalu tergesa dan berpotensi menimbulkan gejolak di masa transisi.

Perubahan di Dinas PUPR-PKPP dianggap paling wajar karena kepala dinas sebelumnya Arief Setiawan telah menjadi tersangka dalam kasus OTT KPK. Tetapi sepuluh jabatan lain yang ikut diganti menimbulkan tanda tanya di kalangan ASN.

Berikut daftar pejabat yang diganti dan penggantinya:

Plt Kepala Biro Kesra: Zulkifli Syukur ? Jenri Salmon Ginting

Plt Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPJ): Thomas Larfo Dimeira ? Gunawan Agus Riyanto

Plt Biro Umum Setdaprov: Ade Syahputra ? Herman

Plt Kepala BKD: Zul Anshari ? Indra

Plt Biro Administrasi dan Pimpinan: Dody Saputra Dinata ? Andreas Ilahargon

Plt Kadis Pariwisata: Roni Rakhmat ? Ade Yudistira

Plt Kadis Kesehatan: Widodo ? Heri Permana

Plt DKP: Salman ? Wiwik Puji Rahayu

Plt Dinas Pangan dan Hortikultura: Wiwik Suryani ? Roni Bowo Lekson

Plt Dinas ESDM: Ismon Diando Simatupang ? Sakinah

Plt Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPJ): Thomas Larfo Dimeira ? Gunawan Agus Riyanto

Birokrasi Riau Memanas
Langkah cepat SF Hariyanto tersebut langsung jadi bahan pembicaraan di lingkungan Pemprov Riau. Beberapa pejabat menilai gaya kepemimpinannya yang blak-blakan menjadi sinyal bahwa tidak ada lagi toleransi bagi pejabat yang main-main dengan anggaran.

“Dia keras tapi fair. Kalau kerja benar, aman. Tapi kalau main proyek, siap-siap kena,” ujar seorang pejabat yang hadir dalam rapat, meminta identitasnya tidak disebut.

Namun ada juga yang menilai gebrakan tersebut terlalu ekstrem. “Perubahan terlalu cepat bisa bikin bingung. Banyak pejabat baru harus adaptasi lagi,” ucap sumber lain.

Publik kini menunggu arah selanjutnya dari SF Hariyanto. Apakah sikap tegasnya akan membawa birokrasi Riau ke arah yang lebih bersih, atau justru memunculkan dinamika politik baru di tubuh pemerintahan provinsi. (*)