RIAUIN.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mengimplementasikan sistem manajemen talenta sebagai langkah strategis dalam pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin menyampaikan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Ada surat resmi dari BKN yang meminta agar setiap instansi mulai menerapkan manajemen talenta. Ini merupakan amanat undang-undang, dan kami menyebutnya kolam talent," jelas pria yang akrab disapa Ami.
Pada tahap awal, sistem ini diterapkan untuk pejabat eselon III di lingkungan Pemko Pekanbaru.
"Semua pejabat eselon III kita libatkan. Mereka sudah mengikuti CACT atau Computer Assisted Competency Test yang dilaksanakan di kantor Regional XII BKN," ujar Ami.
Ia menjelaskan bahwa sistem ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan ASN, dengan cara menempatkan pegawai sesuai keahlian, potensi, dan minat masing-masing.
"Manajemen talenta ini juga dirancang untuk mendukung pengembangan karier serta regenerasi kepemimpinan ke depan," tambahnya.
Menurut Ami, penggunaan metode CACT sebelumnya juga telah diterapkan dalam seleksi jabatan camat dan lurah.
"Kita satukan prosesnya. Jadi saat seleksi jabatan camat dan lurah juga pakai CACT, termasuk eselon III. Sekali jalan, banyak tujuan tercapai. Seperti itu konsepnya," pungkasnya. (*)