Kondisi Jembatan Siak II di Pekanbaru. | Foto : ist
RIAUIN.COM — Kemacetan di kawasan Jembatan Siak II yang menghubungkan Kecamatan Rumbai dan Payung Sekaki, Pekanbaru, kian parah dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi ini terjadi karena pekerjaan pemeliharaan di sisi barat jembatan belum juga rampung. Akibatnya, arus kendaraan terpaksa dialihkan ke jalur timur yang seharusnya digunakan untuk arah berlawanan. Situasi tersebut membuat antrean panjang kendaraan kerap terjadi, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.
Saat awak media mencoba meminta penjelasan ke pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pemeliharaan jembatan, Odra, tidak berada di kantor saat didatangi di Jalan Pepaya, Pekanbaru, Selasa (14/10/2025).
Salah seorang staf BPJN Riau bernama Yuniar membenarkan bahwa Odra sedang berada di lapangan. Ia kemudian meminta agar wartawan menyampaikan permohonan konfirmasi secara resmi melalui surat elektronik (email).
“Sekarang Pak Odra di lapangan, gak di kantor. Jadi harus pakai surat dulu lewat email, nanti baru dijadwalkan. Nomor Bapak sudah masuk di buku tamu, nanti bisa dikontak lewat situ,” ujar Yuniar kepada wartawan.
Saat dijelaskan bahwa mekanisme peliputan media berbeda dengan LSM atau lembaga lain, Yuniar menegaskan bahwa kebijakan tersebut sudah menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan BPJN Riau.
“Iya, memang SOP-nya begitu. Semua konfirmasi harus melalui email,” katanya lagi.
Sementara itu, sejumlah pengguna jalan mengeluhkan lambatnya proses pemeliharaan di jembatan yang menjadi salah satu akses vital warga Pekanbaru bagian utara itu.
“Macetnya parah sekali sekarang. Kadang bisa setengah jam baru lewat jembatan,” keluh Rizal, salah seorang pengendara roda dua yang ditemui di lokasi.
Warga berharap BPJN Riau segera menuntaskan pekerjaan di sisi barat jembatan agar arus lalu lintas kembali normal. Pasalnya, Jembatan Siak II merupakan salah satu jalur utama penghubung aktivitas ekonomi warga Rumbai dengan pusat kota. -vie