Ratusan Kilogram Cabai Ludes Diborong Warga Saat Pasar Murah di Lanud Roesmin Nurjadin


Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:14:13 WIB
Ratusan Kilogram Cabai Ludes Diborong Warga Saat Pasar Murah di Lanud Roesmin Nurjadin

RIAUIN.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar kegiatan pasar murah yang berlangsung di kompleks Lanud Roesmin Nurjadin, Kamis 9 Oktober 2025. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi.

Cabai merah menjadi salah satu komoditas yang paling diburu warga dalam gelaran tersebut. Sebanyak 400 kilogram cabai atau sekitar 800 paket berhasil disalurkan kepada masyarakat. Hanya tersisa sekitar 20 bungkus saat kegiatan selesai digelar di depan Aula Lanud Roesmin Nurjadin, Jalan Inpres, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Payung Sekaki.

Warga menyambut antusias kegiatan ini karena harga cabai di lokasi jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Salah seorang warga, Nurhayati, mengaku senang karena bisa membeli cabai dengan harga terjangkau.

''Kemarin saya beli cabai di pasar seharga Rp100 ribu per kilo. Tapi di sini hanya Rp60 ribu, jadi saya beli setengah kilo lagi. Lumayan bisa hemat,'' ujarnya.

Selain cabai, produk pangan lain juga ditawarkan dengan harga terjangkau, seperti minyak goreng, telur, beras, gula, dan sayuran. Total komoditas yang disalurkan dalam kegiatan ini mencapai 10 ton.

Untuk menjaga pemerataan, pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal satu kilogram cabai per orang. Langkah ini diambil agar lebih banyak warga bisa merasakan manfaat dari kegiatan tersebut.

Beberapa harga pangan yang ditawarkan antara lain beras SPHP 5 kg seharga Rp59 ribu, minyak goreng Minyakita Rp14 ribu per liter, gula pasir Rp16 ribu per kilogram, dan telur Rp24 ribu per setengah papan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dalam upaya menekan laju inflasi yang sempat meningkat di bulan September lalu.

''Komoditas cabai memang menjadi fokus karena berperan besar dalam memicu inflasi. Untuk itu, kita terus hadirkan baik melalui Gerakan Pangan Murah maupun lewat Mobil PAK AMAN,'' jelas Jamil.

Ia menambahkan, distribusi cabai dilakukan secara merata di tiga titik, yakni di Lanud Roesmin Nurjadin, Gedung Serbaguna Rumbai Jalan Mujahir, serta Masjid Nurul Ibadah di Kecamatan Tenayan Raya. (Nab)