RIAUIN.COM – Pekan depan akan dilaksanakan operasi besar-besaran untuk menertibkan gelandangan dan pengemis di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk menangani Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (P2KS) secara menyeluruh.
Operasi ini tidak hanya melibatkan Dinas Sosial dan Satpol PP Kota Pekanbaru, tetapi juga mengikutsertakan instansi terkait serta unsur TNI dan Kepolisian.
“Kita tidak hanya fokus menangkap gelandangan dan pengemis, tetapi juga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan anak-anak terlantar akan mendapatkan penertiban,” kata Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi.
Ia menjelaskan bahwa persoalan sosial di Pekanbaru sangat kompleks. Operasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib dan nyaman.
“Mereka tidak hanya akan dijaring, tetapi juga diberikan pembinaan agar ke depan P2KS tidak lagi terlihat di jalanan,” tambahnya, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian.
Masykur juga menyampaikan bahwa keberadaan P2KS di jalan dan persimpangan lampu merah sudah mulai mengganggu masyarakat. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho telah menginstruksikan agar dilakukan penertiban secara serius terhadap P2KS.
“Kita bergerak bersama agar setiap instansi dapat menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing. Kami juga bekerja sama dengan Baznas, Rumah Sakit Jiwa Tampan, dan LPAI,” jelasnya, didampingi Kasatpol PP Kota Pekanbaru Yuliarso.
Ia menambahkan, selama ini penertiban terhadap P2KS sudah dilakukan, namun belum maksimal dan menyeluruh. Oleh karena itu, kerja sama lintas instansi sangat dibutuhkan untuk menanggulangi masalah sosial ini.
“Penindakan akan diperluas dan diperkuat agar secara bertahap P2KS tidak kembali ke jalanan,” tutupnya. (Nab)