RIAUIN.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah cepat untuk menanggapi keluhan warga terkait kondisi jalan rusak menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 2 Muara Fajar. Akses utama yang digunakan oleh kendaraan pengangkut sampah ini akan segera diperbaiki melalui proyek betonisasi tahun ini.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho usai meninjau lokasi TPA 2 Muara Fajar pada Kamis (25/9/2025) menyampaikan bahwa perbaikan jalan bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah mobilitas angkutan sampah ke lokasi pembuangan.
"Supaya transportasi angkutan sampah bisa cepat dan mudah masuk ke TPA," ujarnya.
Saat ini, kondisi TPA Muara Fajar cukup memprihatinkan. Curah hujan tinggi disertai angin kencang beberapa waktu lalu menyebabkan sebagian besar tumpukan sampah mengalami longsor.
“Tadi kita lihat sendiri, karena hujan deras dan angin kencang kemarin, terjadi longsor pada tumpukan sampah yang sudah tinggi membukit,” kata Agung.
Sampah yang menggunung di TPA tersebut telah tertimbun selama puluhan tahun. Pemko Pekanbaru terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar TPA ini bisa segera ditutup dan digantikan dengan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.
“Kami sudah melakukan sejumlah kerja sama agar TPA ini segera bisa ditutup," tambah Agung.
Namun, Agung menegaskan bahwa jika volume sampah yang dihasilkan masyarakat masih tinggi, maka proses penutupan akan sulit dilakukan karena terus bertambahnya timbunan baru.
Pemko Pekanbaru juga mengimbau masyarakat untuk mendukung program pengelolaan sampah dengan mengurangi produksi sampah rumah tangga. Dengan begitu, sampah dapat lebih mudah didaur ulang dan tidak langsung dibuang ke TPA. (Nab)