Penutupan PKKMB Umri 2025, Menag Apresiasi Kontribusi UMRI Bentuk Pemimpin Masa Depan


Kamis, 18 September 2025 - 18:53:15 WIB
Penutupan PKKMB Umri 2025, Menag Apresiasi Kontribusi UMRI Bentuk Pemimpin Masa Depan

RIAUIN.COM - Menteri Agama Republik Indonesia Dr KH Nasaruddin Umar MA secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Ta’aruf (Masta) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Tahun 2025 pada Kamis 18 September 2025. Penutupan ini menandai puncak acara penyambutan mahasiswa baru yang berlangsung penuh semangat dan makna.

Dalam pidatonya, Menteri Agama menyampaikan keyakinan bahwa UMRI akan terus menjadi pelopor pencerahan bangsa sekaligus mercusuar ilmu dan iman bagi generasi mendatang. Ia menilai bahwa UMRI berkembang bukan hanya secara fisik, tetapi juga dari segi nilai yang kuat dalam membentuk karakter mahasiswa.

“Kami percaya UMRI akan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Saya juga memberikan apresiasi kepada Rektor UMRI dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau atas dedikasi dan keberhasilan dalam mengembangkan universitas ini,” kata Nasaruddin Umar.

Menteri Agama mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua di Riau dan seluruh Indonesia, agar tidak ragu memilih UMRI sebagai tempat pendidikan tinggi bagi putra-putri mereka. Ia menegaskan UMRI tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai keislaman dan kebangsaan.

“Kepada para orang tua, jangan ragu mempercayakan pendidikan anak-anaknya di UMRI. Di sini mereka dibentuk menjadi insan yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi Muhammadiyah memiliki rekam jejak kuat dalam membina generasi muda yang tangguh, moderat, dan berkomitmen pada nilai-nilai keadaban. UMRI menjadi bagian penting dalam ekosistem tersebut.

Selanjutnya, PKKMB dan Masta UMRI Tahun 2025 bukan sekadar acara seremonial atau pengenalan kampus semata. Kegiatan ini menjadi titik awal perjalanan akademik dan spiritual mahasiswa baru untuk menjadi insan unggul yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam nilai keimanan dan kemuhammadiyahan.

“Melalui kegiatan ini, UMRI berharap dapat membentuk generasi penerus bangsa yang membawa obor perubahan dan menjadi agen kemajuan Indonesia—generasi muda yang dikenal sebagai ‘Sang Pencerah Muda,’” tutupnya. (Nab)