RIAUIN.COM – Di Kota Pekanbaru terdapat ribuan Aparatur Sipil Negara atau ASN yang menerima Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) setiap bulan.
Namun, bagi ASN yang sering absen tanpa alasan jelas, pembayaran TPP mereka tidak akan diberikan secara penuh. Ada kebijakan pemotongan tunjangan bagi ASN yang kerap bolos kerja.
“Kalau ada ASN yang malas dan sering tidak masuk kerja, kami akan memberikan sanksi berupa pemotongan TPP,” ujar Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar
Markarius juga menyampaikan bahwa Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho sudah memberikan instruksi terkait penerapan sanksi bagi ASN yang kurang disiplin. Mereka yang absen dalam waktu lama berisiko tidak mendapatkan TPP.
“ASN yang tidak masuk kerja dalam jangka waktu tertentu tidak akan menerima TPP. Mereka yang melanggar disiplin akan dikenai pemotongan tunjangan,” tambahnya
Pemberian TPP sendiri merupakan bentuk insentif untuk ASN yang menunjukkan kinerja baik setiap bulan.
“Kami melihat TPP sebagai apresiasi atas kinerja ASN yang maksimal,” jelasnya
Politisi dari PKS tersebut menegaskan bahwa sistem penghargaan dan sanksi terus berjalan agar ASN termotivasi dalam menjalankan tugasnya.
“Dengan adanya reward dan punishment, ASN yang mendapat TPP akan semakin bersemangat dalam bekerja,” tutupnya (Nab)