Gubernur Abdul Wahid Siapkan Kredit UMKM Tanpa Bunga di Riau


Senin, 15 September 2025 - 09:35:50 WIB
Gubernur Abdul Wahid Siapkan Kredit UMKM Tanpa Bunga di Riau

RIAUIN.COM – Di tengah tantangan ekonomi global dan nasional, pemerintah daerah dituntut untuk mampu mengoptimalkan potensi lokal. Sektor seperti sumber daya alam, UMKM, dan industri kreatif perlu diberdayakan agar mampu mendorong kesejahteraan masyarakat serta menciptakan lapangan kerja baru.

Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan kebijakan yang pro-rakyat. Akses permodalan dan pelatihan kerja menjadi dua faktor utama yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Menjawab tantangan ini, Gubernur Riau Abdul Wahid menyatakan komitmennya untuk memperkuat sektor UMKM di Riau. Ia menyampaikan bahwa pada tahun mendatang, Pemprov Riau akan meluncurkan program kredit tanpa bunga khusus untuk UMKM sebagai upaya meringankan beban permodalan pelaku usaha kecil.

"Saya ingin mengembangkan ekonomi Riau lewat penguatan UMKM. Insyaallah tahun depan akan kita luncurkan program pinjaman 0 persen bunga," ucap Abdul Wahid saat menghadiri acara di Alam Mayang, Pekanbaru, Minggu (14/9/2025).

Program ini nantinya akan difasilitasi melalui BRK Syariah sebagai lembaga keuangan daerah. Ia menegaskan bahwa setiap pengajuan kredit UMKM yang diproses melalui BRK Syariah akan dibebaskan dari bunga pinjaman.

"Selama kreditnya melalui Bank Riau, bunganya nol persen. Saya pastikan itu," tegasnya.

Menurutnya, skema ini terbuka bagi berbagai komunitas usaha, mulai dari pedagang makanan hingga pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

"Kami buka akses ini untuk komunitas bakso, sate, dan lainnya yang butuh modal. Begitu juga sektor pertanian, peternakan, perikanan akan kita bantu secara maksimal," tuturnya.

Lebih jauh, Abdul Wahid menegaskan bahwa kebijakan ini dilandasi oleh kesadaran bahwa kekuatan ekonomi daerah sesungguhnya terletak pada UMKM. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen mendorong sektor-sektor kecil agar tetap tumbuh dan bertahan dalam kondisi ekonomi yang fluktuatif.

"Ekonomi kita dibangun oleh usaha kecil dan menengah. Karena itu, sektor-sektor ini harus kita gerakkan untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat," pungkasnya. (Nab)