Gubri Minta Pangdam Tuanku Tambusai Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir


Sabtu, 13 September 2025 - 11:57:09 WIB
Gubri Minta Pangdam Tuanku Tambusai Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir

RIAUIN.COM – Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan bahwa posisi strategis Provinsi Riau, baik secara geografis maupun sumber daya, menjadikannya wilayah kunci dalam sistem pertahanan nasional Indonesia.

Ia menyampaikan, Riau berada di pusat Pulau Sumatera dan langsung berhadapan dengan Malaysia serta Singapura, menjadikannya sangat vital dari sisi pertahanan negara.

“Keputusan Presiden menjadikan Riau sebagai lokasi Pangdam sudah sangat tepat. Pengaruh kita terhadap kawasan perbatasan cukup besar. Maka dari itu, pengamanan, khususnya di kawasan pesisir, harus lebih diperkuat,” ujar Gubernur Abdul Wahid dalam acara ramah tamah bersama Pangdam XIX Tuanku Tambusai di Gedung Daerah Balai Serindit, Sabtu malam (12/9/2025).

Lebih lanjut, Wahid menyampaikan bahwa kekayaan alam dan keberagaman budaya Riau juga memerlukan perlindungan ekstra. Menurutnya, keberadaan Pangdam di provinsi ini bukan hanya memperkuat pertahanan nasional, tetapi juga meningkatkan kolaborasi, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kita tahu wilayah kita sangat dekat dengan negara tetangga, baik di darat maupun laut. Kehadiran Pangdam Tuanku Tambusai membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan TNI, termasuk dalam menangani karhutla. Alhamdulillah, dengan kerja sama bersama Polda dan Danrem, kondisi bisa dikendalikan,” tambah Wahid.

Ia menegaskan bahwa tantangan besar yang dihadapi Pangdam tidak hanya karhutla, tetapi juga konflik agraria, perambahan hutan, dan penguasaan kawasan lindung secara ilegal, termasuk di Taman Nasional Tesso Nilo.

Selain itu, Wahid menyoroti konflik antara masyarakat dan perusahaan yang masih kerap terjadi akibat ketimpangan keadilan. Karena itu, ia mendorong seluruh pihak terkait untuk bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kita harus tetap waspada agar konflik tidak meluas. Yang terpenting adalah menjaga rasa aman dan tenteram di masyarakat. Kalau daerah aman, maka pembangunan dan perekonomian akan tumbuh,” tegasnya.

Wahid juga menyampaikan keyakinannya bahwa TNI akan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah. Ia optimis dengan kolaborasi yang kuat, Riau mampu mencapai cita-cita ketahanan pangan yang tangguh dan bebas asap akibat karhutla.

“Sinergi antara Pemprov Riau, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan kita. Terus jaga silaturahmi demi kemajuan Riau dan kepentingan rakyat,” tutup Wahid. (Nab)