Sekdaprov Riau Imbau Aspirasi Disampaikan Secara Damai dan Bermartabat


Senin, 08 September 2025 - 14:51:43 WIB
Sekdaprov Riau Imbau Aspirasi Disampaikan Secara Damai dan Bermartabat

RIAUIN.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kedamaian dalam menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup ruang kritik dan masukan, namun pelaksanaannya harus mengedepankan cara-cara yang damai, santun, dan beradab.

"Negara menjamin hak warga untuk menyampaikan pendapat. Namun saya tekankan, jangan sampai dilakukan dengan cara anarkis karena itu hanya akan merugikan kita sendiri," ujar Syahrial usai memimpin Apel Kebangsaan Provinsi Riau di halaman Kantor Gubernur, Senin (8/9/2025).

Dalam suasana kebangsaan yang kuat, Sekda juga mengingatkan pentingnya mempererat persatuan lintas suku, agama, dan ras di tengah dinamika sosial saat ini. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Riau selalu terbuka terhadap saran dan kritik demi kemajuan daerah.

“Kita berada di tanah Melayu yang menjunjung tinggi adab dan budaya. Penyampaian aspirasi harus tetap dalam koridor kesantunan. Kritik yang membangun sangat kami hargai,” jelasnya.

Syahrial menilai Apel Kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarwarga, mempererat silaturahmi, dan menjaga Riau tetap kondusif.

“Kita melihat semangat kebersamaan hadir dari berbagai elemen masyarakat. Ini bukti bahwa Riau adalah rumah besar untuk semua golongan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Riau yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Menurutnya, kondisi keamanan daerah yang stabil adalah hasil kolaborasi semua pihak.

“Alhamdulillah, Riau tetap aman. Aspirasi masyarakat tersampaikan dengan cara-cara yang elegan. Terima kasih kepada seluruh unsur keamanan dan masyarakat yang telah menjaga ketertiban bersama,” tuturnya.

Selain itu, Sekda turut mengingatkan pentingnya literasi digital. Masyarakat diimbau lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial agar tidak mudah terprovokasi oleh hoaks atau ujaran kebencian.

"Di era digital ini, penyebaran informasi sangat cepat. Maka dari itu, mari kita gunakan ruang digital untuk mempererat persatuan, bukan malah memecah belah," pesannya.

Sementara itu, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau, Ramli Walis, mengapresiasi kondusifitas yang terjaga di Riau. Ia menyebut, semangat menjaga keharmonisan antarwarga merupakan ciri khas daerah yang menjunjung budaya Melayu.

“Kita lihat, masyarakat Riau tetap kompak. Tidak ada aksi anarkis. Ini patut kita jaga bersama. Aspirasi harus disampaikan dengan santun dan damai,” ucap Ramli.

Ia menambahkan, kerukunan adalah modal penting untuk membangun daerah dan menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Riau menyampaikan harapannya agar kedamaian yang tercipta dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Dengan memperkuat komunikasi antar tokoh lintas agama dan budaya, kita bisa menjaga keharmonisan. Inilah kekuatan utama Riau dalam mendorong pembangunan,” pungkasnya. (Nab)