BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Riau Hari Ini, Tidak Ada Titik Panas Terpantau


Senin, 08 September 2025 - 09:33:16 WIB
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Riau Hari Ini, Tidak Ada Titik Panas Terpantau

RIAUIN.COM – Cuaca di Provinsi Riau pada Senin (8/9) diperkirakan masih akan diselimuti hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah wilayah, demikian disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru. Meski begitu, sebagian daerah akan mengalami kondisi cerah berawan di pagi dan siang hari.

Hujan diprediksi akan mulai turun pada pagi hari di wilayah Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan. Menjelang siang hingga sore, hujan dapat meluas ke wilayah lain seperti Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.

Pada malam harinya, intensitas hujan ringan hingga sedang diperkirakan kembali turun di sejumlah daerah seperti Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Bengkalis, serta Kota Pekanbaru. Sedangkan pada dini hari, hujan ringan masih mungkin terjadi di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah seperti Siak, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu, khususnya pada siang hingga sore hari.

“Kami imbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Cuaca ekstrem bisa berdampak pada keselamatan dan kelancaran aktivitas,” ujar Deby C, prakirawan BMKG Pekanbaru.

Suhu udara di Riau hari ini diperkirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 58–100 persen. Arah angin bertiup dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan antara 10 hingga 30 km/jam.

Untuk kondisi kelautan, tinggi gelombang di perairan Riau umumnya rendah, yaitu antara 0,5 hingga 1,25 meter. Namun di perairan Rokan Hilir, potensi gelombang sedang bisa mencapai 1,3 meter.

Sementara itu, berdasarkan pantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB, tidak ditemukan adanya titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Sebaliknya, di wilayah Sumatera secara keseluruhan masih terdeteksi 65 hotspot, dengan konsentrasi tertinggi berada di Sumatera Selatan (30 titik) dan Sumatera Utara (14 titik).

“Kondisi tanpa hotspot ini merupakan perkembangan positif. Namun kami tetap mengingatkan masyarakat agar menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan maupun lahan,” tutup Deby. (Nab)