Pemko Pekanbaru Kembangkan Pusat Layanan dan Ruang Publik Modern di Eks MPP


Kamis, 04 September 2025 - 17:43:38 WIB
Pemko Pekanbaru Kembangkan Pusat Layanan dan Ruang Publik Modern di Eks MPP

RIAUIN.COM – Setelah musibah kebakaran yang melanda Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Jenderal Sudirman pada Maret 2023, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kini tengah menyiapkan rencana pembangunan kawasan baru di lokasi tersebut. Area strategis ini akan disulap menjadi pusat pelayanan dan ruang publik yang terintegrasi dengan wajah kota modern.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa lokasi bekas MPP akan difungsikan sebagai pusat layanan pemerintahan yang terhubung langsung dengan alun-alun kota. Hal ini diungkapkannya saat meninjau lokasi pada Kamis (4/9/2025), sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan ikon baru kota yang mengedepankan aksesibilitas dan keterpaduan layanan publik.

Menurut Agung, pusat kegiatan administrasi kota atau "Balai Kota" nantinya akan dipusatkan di area ini. Seluruh unit pelayanan utama akan digabungkan di satu lokasi agar masyarakat dapat mengakses layanan dengan lebih mudah dan cepat.

“Perencanaan dimulai tahun ini. Eks MPP akan menjadi pusat Balai Kota dan pelayanan masyarakat. Nantinya akan ada juga Command Center dari Satpol PP, Dishub, dan Damkar di sini agar koordinasi lebih efisien,” ujarnya.

Meski begitu, ia menekankan bahwa kantor utama wali kota tetap berada di Tenayan Raya. Sementara fungsi Balai Kota yang baru ini akan difokuskan untuk operasional pelayanan publik dan pertemuan-pertemuan administratif.

Pembangunan ini akan diawali dengan penyusunan perencanaan yang matang sebelum masuk ke tahap konstruksi fisik. Pemkot ingin memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai standar dan benar-benar membawa manfaat nyata bagi warga.

Lebih dari sekadar pusat pemerintahan, kawasan ini juga akan dikembangkan sebagai ruang publik yang ramah bagi masyarakat. Agung menambahkan bahwa elemen "alun-alun kota" akan menjadi bagian dari desain, menjadikan area ini tidak hanya sebagai pusat aktivitas birokrasi, tetapi juga ruang terbuka untuk warga bersosialisasi dan beraktivitas.

Melalui proyek ini, Pemkot Pekanbaru berupaya menjadikan lahan bekas bencana sebagai simbol pemulihan dan kemajuan kota. Transformasi ini diharapkan bisa memperkuat identitas kota dan menjadi ruang publik yang membanggakan bagi masyarakat. (Nab)