Udara Berkabut di Pekanbaru, BMKG: Bukan Asap, Tapi Halimun


Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:04:50 WIB
Udara Berkabut di Pekanbaru, BMKG: Bukan Asap, Tapi Halimun

RIAUIN.COM – Pagi Jumat (22/8/2025), warga Kota Pekanbaru dikejutkan oleh suasana udara yang tampak buram. Fenomena ini viral di media sosial, setelah beredarnya video yang menunjukkan halaman Masjid Raya Annur diselimuti kabut tebal.

Dalam video tersebut, seorang warga terdengar bertanya, “Assalamualaikum, ini asap atau embun ya? Ini kondisi pelataran Masjid Annur subuh ini.”

Menanggapi hal tersebut, Bibin S, prakirawan dari BMKG Pekanbaru, menegaskan bahwa kabut yang terlihat bukanlah asap akibat kebakaran hutan, melainkan halimun (mist). Fenomena ini terjadi karena kelembapan udara yang tinggi serta proses pendinginan udara dekat permukaan tanah.

“Ini hanya sementara dan akan menghilang begitu sinar matahari mulai menghangatkan permukaan bumi,” jelas Bibin.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, wilayah Riau pada pagi hari umumnya mengalami kondisi udara kabur hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di sebagian daerah Indragiri Hilir.

Untuk siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan cerah berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi secara lokal di wilayah Bengkalis. Sementara malam hari, curah hujan diprediksi meningkat dan menjangkau Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru.

Pada dini hari, kondisi udara kembali cenderung kabur hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Pekanbaru.

BMKG turut mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, khususnya pada malam hingga dini hari di Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Pekanbaru.

Suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 23.0 hingga 34.0 °C, dengan kelembapan antara 55 hingga 99 persen. Arah angin bertiup dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 10–30 km/jam.

Untuk kondisi laut, gelombang di perairan Riau relatif tenang, dengan ketinggian antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Sementara itu, satelit mendeteksi 231 titik panas (hotspot) di Sumatera. Dari jumlah tersebut, 15 titik berada di wilayah Riau, terbanyak di Indragiri Hulu (7 titik), Rokan Hulu (4 titik), Pelalawan (2 titik), serta masing-masing satu titik di Kampar dan Indragiri Hilir. (Nab)