Pemkab Bengkalis Hadiri Jamuan Malam Gubernur Riau Bersama Perwakilan Diplomatik Negara Sahabat


Rabu, 20 Agustus 2025 - 12:02:46 WIB
Pemkab Bengkalis Hadiri Jamuan Malam Gubernur Riau Bersama Perwakilan Diplomatik Negara Sahabat

RIAUIN.COM – Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Toharuddin, turut menghadiri jamuan makan malam (gala dinner) yang diselenggarakan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Delegasi Kedutaan Besar dan Konsulat negara-negara sahabat. Acara tersebut berlangsung di Balai Serindit, Komplek Gubernuran Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, pada Selasa malam (19/8/2025).

Jamuan ini merupakan bentuk sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Riau terhadap kehadiran tamu-tamu kehormatan yang terdiri dari Duta Besar Bangladesh, Rwanda, Bosnia dan Herzegovina, Republik Fiji, serta perwakilan dari Konsulat Malaysia, Korea Selatan, dan Mozambik. Juga hadir perwakilan dari United Nations Resident Coordinator Office Indonesia.

Dalam acara tersebut, Gubernur Riau memberikan cendera mata sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan kepada para delegasi. Acara juga dimeriahkan dengan pemutaran video tentang keunikan budaya Provinsi Riau, diakhiri dengan sesi foto bersama.

Gubernur Abdul Wahid menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para perwakilan diplomatik dan berharap mereka dapat menyaksikan langsung Festival Pacu Jalur 2025 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), yang akan digelar pada 20–24 Agustus mendatang. Festival ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia dan menjadi kebanggaan masyarakat Riau.

Wahid juga mengangkat fenomena viral "aura farming" yang turut mempopulerkan Pacu Jalur ke dunia internasional melalui aksi seorang anak menari di atas perahu jalur. Ia menyatakan bahwa festival ini tidak sekadar lomba, tetapi juga sarana pelestarian budaya yang memiliki nilai pariwisata tinggi.

Lebih lanjut, Gubri menekankan kekayaan sumber daya alam Riau, mulai dari sektor pertambangan, minyak dan gas, hingga industri perkebunan dan kehutanan. Ia mengajak para duta besar dan mitra strategis untuk melihat Riau sebagai daerah yang potensial untuk hilirisasi produk dan investasi jangka panjang.

“Riau memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Dari potensi mentah menjadi produk bernilai tambah yang menguntungkan semua pihak,” ujar Wahid.

Ia juga menambahkan bahwa investasi di Riau akan memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal dan perekonomian nasional.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis, H. Toharuddin, mengungkapkan rasa bangganya dapat hadir dalam momen diplomatik ini. Ia berharap pertemuan ini membuka peluang promosi budaya, kuliner, dan kekayaan alam Riau ke mancanegara melalui para perwakilan kedutaan yang hadir. (Ard)