Pemko Pekanbaru Jajaki Kerjasama dengan Investor Tiongkok Ubah Sampah Jadi Listrik


Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:50:22 WIB
Pemko Pekanbaru Jajaki Kerjasama dengan Investor Tiongkok Ubah Sampah Jadi Listrik

RIAUIN.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan segera memulai kerja sama strategis dengan pihak swasta asal Tiongkok untuk mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, menjadi sumber energi listrik.

Penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) dijadwalkan dalam waktu dekat sebagai langkah awal kolaborasi ini. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan upaya konkrit dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mengubahnya menjadi energi yang bermanfaat.

“Kita akan meninjau langsung lokasi TPA Muara Fajar bersama pihak investor dan segera lakukan penandatanganan SPK,” ujar Agung pada Kamis (14/8/2025).

Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari kunjungan sebelumnya yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, dan Asisten II Ingot Ahmad Hutasuhut ke pabrik pengolahan sampah milik investor di Tiongkok. Di sana, mereka menyaksikan langsung teknologi konversi sampah menjadi listrik yang akan diterapkan di Pekanbaru.

Agung menambahkan bahwa inisiatif ini berpotensi menjadi proyek percontohan (pilot project) nasional, karena Pemko tidak hanya menyasar pengurangan volume sampah, tetapi juga potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu keunggulan dari skema ini adalah tidak adanya tipping fee—biaya yang umumnya dibayarkan pemerintah kepada pengelola sampah. Hal ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri bagi Pemko dalam kerja sama tersebut.

“Selama ini sampah hanya menjadi beban, tapi melalui kerja sama ini, kita ingin mengubah sampah menjadi nilai ekonomi,” jelasnya.

Dari hasil kunjungan ke fasilitas pengolahan di Tiongkok, Pemko mendapatkan gambaran lengkap tentang sistem teknologi yang akan digunakan, termasuk teknologi membran untuk penutupan sampah, sistem pengelolaan limbah, hingga proses konversi gas metana menjadi energi listrik yang siap dijual ke perusahaan listrik nasional.

Langkah ini menjadi salah satu terobosan Pemko Pekanbaru dalam pengelolaan lingkungan sekaligus membuka peluang investasi hijau di sektor energi terbarukan. (Nab)