RIAUIN.COM – Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau yang baru dilantik, Evenri Sihombing, menyatakan komitmennya untuk mendorong peningkatan transparansi serta akuntabilitas keuangan daerah. Hal ini ia sampaikan usai pelantikannya oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid, di Gedung Daerah Pauh Janggi, Senin (11/8/2025).
"Langkah awal saya adalah mendorong kerja sama antara Pemprov Riau dan Inspektorat dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar Evenri kepada Media Center.
Menurutnya, potensi sumber daya alam di Riau sangat besar, namun belum sebanding dengan kontribusi PAD yang dihasilkan. “Padahal, jika PAD meningkat, belanja daerah bisa lebih optimal,” jelasnya.
Selain soal pendapatan daerah, Evenri juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengendalian internal untuk mencegah korupsi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
"Dari seluruh pemerintah daerah di Riau, belum ada satu pun yang bebas dari kasus korupsi. Ini menjadi perhatian serius bagi kami," tegasnya.
Untuk itu, pihaknya akan segera bersinergi dengan Inspektorat Provinsi Riau dalam rangka pembenahan sistem, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan anggaran.
Dalam waktu dekat, Evenri juga berencana bertemu langsung dengan Gubernur Riau untuk menyampaikan laporan semester serta rekomendasi perbaikan ke depan.
“Saya memiliki latar belakang dalam investigasi selama 26 tahun, dan itu akan saya manfaatkan untuk memperkuat fungsi pengawasan. Namun, pencegahan tetap kami utamakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila dalam proses pengawasan ditemukan indikasi pelanggaran yang jelas, maka pihaknya tidak segan melibatkan aparat penegak hukum sesuai mekanisme yang berlaku.
“Jika memang ada bukti yang mengarah pada tindakan yang merugikan negara, kita akan tindak lanjuti secara profesional dan terbuka. Prinsipnya, uang negara harus diselamatkan,” tutup Evenri. (Nab)