Bimtek Guru Utama RBD di Rohul: Mitos dan Legenda Jadi Sumber Materi Komedi


Senin, 11 Agustus 2025 - 17:32:13 WIB
Bimtek Guru Utama RBD di Rohul: Mitos dan Legenda Jadi Sumber Materi Komedi

RIAUIN.COM– Keragaman budaya Riau, mulai dari mitos, legenda, pantang larang, hingga ungkapan sehari-hari, ternyata bisa menjadi sumber inspirasi materi komedi tunggal yang segar dan mengundang tawa. Pesan ini mengemuka dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Revitalisasi Bahasa Melayu Riau di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (11/8/2025).

Muslim M Hum M Sn saat membawakan materi “Bahasa Melayu Riau Berbasis Komedi Tunggal” menegaskan bahwa kekayaan budaya lokal adalah lahan subur bagi kreator komedi untuk mengangkat cerita lucu yang dekat dengan keseharian masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rohul yang diwakili Kabid SMP Dafri S Ag MM dalam sambutannya menekankan pentingnya peran sekolah dalam pelestarian bahasa daerah. Ia meminta peserta Bimtek, yang terdiri dari kepala sekolah SD dan SMP serta guru Budaya Melayu Riau (BMR), untuk mengimbaskan materi yang diperoleh kepada siswa dan rekan guru.

“Ada tujuh materi yang didapat dari para maestro, yaitu pidato, komedi tunggal, puisi, cerpen, Arab Melayu, mendongeng, dan syair. Semuanya harus bisa diimbaskan agar anak-anak semakin mencintai bahasa ibu lewat kegiatan bersastra,” ujar Dafri.

Ia menambahkan, setelah proses pengimbasan, akan digelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kabupaten dan provinsi sebagai ajang unjuk prestasi siswa di bidang bahasa daerah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Dr Umi Kulsum menjelaskan bahwa Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) merupakan salah satu program prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, selain literasi kebahasaan dan kesastraan, internasionalisasi bahasa Indonesia, dan penguatan kedaulatan bahasa Indonesia. Tahun ini, kegiatan RBD dilaksanakan di empat kabupaten, yakni Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu.

“Kegiatan RBD dimulai dari Bimtek, pengimbasan, dan diakhiri dengan FTBI,” kata Umi.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Disdikpora Rohul ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Arnita S Pd M AP (Bahasa Melayu Riau Berbasis Pidato), Muslim M Hum M Sn (Komedi Tunggal), Murparsaulian M A (Cerpen), Siti Salmah (Puisi), Erni Lestari A Md Sn S Pd (Syair/Tembang Tradisi), Junaidi Syam (Menulis Arab Melayu), dan Nuratika S Hum M Pd (Mendongeng).

Bimtek Guru Utama RBD di Rohul digelar selama tiga hari, 11–13 Agustus 2025. Pada hari pertama, peserta mendapat materi pidato dan komedi tunggal. Arnita dalam paparannya mengungkapkan bahwa bahasa Melayu Riau di Rohul memiliki banyak dialek, seperti Rambahsamo, Ujungbatu, Pasirpengaraian, Bonai, dan Tambusai.

“Keberagaman ini bisa menjadi kekuatan dalam pidato bahasa daerah. Yang penting, pidato harus memiliki pembukaan, isi, dan penutup yang jelas agar pesan tersampaikan dengan baik,” pungkasnya. --rls, juh