Pemprov Riau Galakkan Edukasi Keuangan Sejak Dini, Fokus Bangun Karakter Pelajar yang Melek Finansial


Senin, 04 Agustus 2025 - 15:04:40 WIB
Pemprov Riau Galakkan Edukasi Keuangan Sejak Dini, Fokus Bangun Karakter Pelajar yang Melek Finansial

RIAUIN.COM – Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang bijak dalam mengelola keuangan pribadi sejak usia sekolah. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui program edukasi keuangan dan pembukaan rekening pelajar, guna membudayakan kebiasaan menabung sejak dini.

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyampaikan bahwa upaya ini merupakan bagian penting dari strategi peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan siswa. Ia mendorong para pelajar untuk membuka rekening tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai sarana awal memahami sistem keuangan dan perbankan secara langsung.

Menurut Gubernur Wahid, penguatan pemahaman finansial sejak masa sekolah memiliki peran vital dalam membentuk pola pikir yang terencana dan bertanggung jawab. Ia menilai bahwa menabung bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi juga melatih cara berpikir jangka panjang.

“Menabung itu bagian dari membangun pola hidup yang terencana dan bertanggung jawab, bukan sekadar soal menyimpan uang,” ujar Abdul Wahid saat menghadiri kegiatan edukasi keuangan di Pekanbaru, Senin (28/8/2025).

Ia menambahkan bahwa pihaknya ingin para pelajar di Riau memiliki kemampuan finansial yang baik, tidak hanya unggul dalam akademik. “Literasi keuangan adalah pondasi penting untuk mencetak sumber daya manusia yang tangguh dan siap bersaing,” lanjutnya.

Inisiatif ini juga didorong oleh data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan di Riau, terutama pada kelompok pelajar, masih perlu ditingkatkan. Dengan adanya program ini, pemerintah berharap terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman pelajar terhadap pengelolaan keuangan.

Gubernur Wahid juga mendorong agar program pembukaan rekening pelajar ini dijalankan secara merata di seluruh kabupaten/kota di Riau. Ia menilai peran aktif sekolah dan tenaga pendidik sangat krusial dalam menyukseskan program tersebut agar manfaatnya dirasakan luas.

Program ini sejalan dengan inisiatif nasional "Satu Rekening Satu Pelajar" (KEJAR) yang bertujuan meningkatkan akses keuangan bagi generasi muda. Diharapkan dengan sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan lembaga keuangan, lebih banyak pelajar Riau memiliki rekening tabungan aktif.

Melalui pendekatan ini, Pemprov Riau bertekad mencetak generasi pelajar yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan secara mandiri dan terencana. (Nab)